Breaking News

Pariwisata Banggai Bergerak, Bidik Potensi Ekowisata Balantak Utara di Desa Ondoliang

Balantak Utara, Banggai - Dari puncak bukit yang menjulang di Desa Ondoliang, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, terbentang panorama alam yang memadukan birunya laut, hijaunya perbukitan, dan rimbunnya perkebunan kelapa.

Keindahan yang masih alami tersebut menjadi bukti bahwa Balantak Utara menyimpan potensi besar sebagai kawasan ekowisata yang layak dikembangkan dan diperkenalkan lebih luas kepada wisatawan.

Pemandangan menakjubkan itu terlihat saat Murni Mangendre, pegawai Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, melakukan kunjungan lapangan ke salah satu puncak bukit di wilayah tersebut.

Berdiri di atas ketinggian dengan balutan kain pantai bermotif kelapa dan topi rimba berwarna hitam, Murni tampak menikmati sekaligus mengamati bentang alam Desa Ondoliang yang terbentang luas di hadapannya.

Kunjungan tersebut bukan sekadar perjalanan wisata. Sebagai bagian dari tugasnya untuk mendukung program kerja Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai, Murni melakukan pendataan, dokumentasi serta peninjauan langsung terhadap berbagai potensi wisata yang dimiliki wilayah Balantak Utara.

Dari atas bukit, Desa Ondoliang tampak begitu mempesona. Di satu sisi terlihat hamparan hutan dan perkebunan yang menghijau, sementara di sisi lainnya membentang garis pantai berpasir putih yang berpadu dengan birunya laut lepas. 

Permukiman warga terlihat berjejer rapi di dataran rendah, menciptakan pemandangan yang memperlihatkan harmonisasi antara kehidupan masyarakat dan alam sekitarnya.

Menurut Murni Mangendre, panorama yang tersaji dari puncak bukit tersebut menunjukkan besarnya potensi wisata yang dimiliki Balantak Utara, khususnya Desa Ondoliang.

"Keindahan Desa Ondoliang dari puncak bukit ini menjadi pengingat bahwa Balantak Utara memiliki pesona bahari dan pegunungan yang luar biasa. Jika dikelola secara bijak dan berkelanjutan, desa-desa pesisir seperti Ondoliang dapat menjadi destinasi ekowisata unggulan Kabupaten Banggai di masa depan," ujarnya kepada awak media.

Ia menilai perpaduan antara kekayaan alam pesisir, perbukitan, serta budaya masyarakat lokal merupakan modal penting dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis lingkungan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Pemerintah Desa Ondoliang menyambut baik upaya identifikasi potensi wisata yang dilakukan. Selain dikenal sebagai wilayah yang mengandalkan sektor perikanan dan perkebunan kelapa, desa ini juga diyakini memiliki peluang besar untuk mengembangkan wisata alam berbasis bukit dan bahari.

Berbagai gagasan pengembangan mulai dipersiapkan, mulai dari jalur trekking, spot swafoto berlatar panorama laut dan perbukitan, hingga penyediaan homestay berbasis masyarakat. Kehadiran sektor wisata diharapkan mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi warga tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

Semangat pembangunan tersebut tetap berpijak pada kearifan lokal masyarakat setempat yang dikenal dengan prinsip "Mosaangu i Potoutusan", yakni membangun secara bersama-sama dengan tetap menjaga keseimbangan dan kelestarian alam.

Dengan lanskap yang memadukan laut, hutan, perbukitan, serta kehidupan masyarakat pesisir yang masih alami, Desa Ondoliang menyimpan daya tarik tersendiri yang layak diperhitungkan sebagai destinasi wisata masa depan.

Dari puncak bukitnya, terbentang sebuah gambaran tentang kekayaan alam Banggai yang belum banyak tersentuh, namun memiliki potensi besar untuk menjadi magnet baru bagi pengembangan ekowisata di Sulawesi Tengah. (Muhlis Asamin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS