Breaking News

Kasubbag TU Kemenag Banggai Tekankan Perencanaan Anggaran yang Realistis dan Akuntabel

Luwuk, Banggai - Penguatan tata kelola keuangan melalui perencanaan anggaran yang realistis, tepat sasaran dan akuntabel menjadi penekanan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Zulfan Kadim, saat memimpin apel pagi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Kamis (30/7/2026).

Dikutip dari Aqun resmi Kantor Kemenag Kabupaten Banggai pada Kamis (30/7/2026), diketahui bahwa penegasan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut atas hasil evaluasi kinerja pengelolaan keuangan negara yang dilakukan oleh tim KPPN Pratama Luwuk.

Dalam arahannya di hadapan seluruh aparatur sipil negara (ASN), Zulfan terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja para pegawai selama dirinya mendampingi Kepala Kantor melaksanakan sejumlah tugas kedinasan di luar daerah dalam beberapa pekan terakhir.

Memasuki pokok arahannya, Zulfan menjelaskan bahwa kunjungan tim KPPN Pratama Luwuk beberapa waktu lalu masih menemukan sejumlah catatan dalam pengelolaan keuangan negara yang perlu segera dibenahi, khususnya pada satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai.

"Kita tidak boleh menganggap persoalan ini sebagai hal yang biasa. Jangan sampai Kementerian Agama kembali menjadi penyumbang revisi anggaran akibat perencanaan yang kurang matang. Siang ini kita akan rapat bersama KPPN untuk mencari solusi agar pengelolaan anggaran kita semakin baik," tegasnya.

Menurut Zulfan, sebagian besar madrasah telah menunjukkan perkembangan yang positif dalam pengelolaan anggaran. Namun, masih terdapat sejumlah kendala pada beberapa satuan kerja di lingkungan kantor yang memerlukan pembenahan, terutama pada aspek perencanaan.

Ia menilai, munculnya persoalan yang sama dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa penyusunan anggaran perlu dilakukan secara lebih cermat sejak tahap perencanaan. Dengan demikian, kebutuhan revisi anggaran yang sebenarnya dapat diantisipasi sejak awal tidak terus berulang dan tidak berdampak terhadap optimalisasi pelaksanaan program.

Selain itu, Zulfan mengingatkan bahwa proses penyusunan anggaran Tahun Anggaran 2027 akan dimulai paling lambat pada September mendatang. Oleh karena itu, seluruh pengelola keuangan diminta menjadikan hasil evaluasi tahun berjalan sebagai bahan perbaikan dalam menyusun rencana anggaran yang proporsional, realistis, dan sesuai dengan kebutuhan riil masing-masing satuan kerja.

Ia juga menekankan pentingnya ketelitian dalam menetapkan alokasi anggaran serta menghindari pengusulan kegiatan yang tidak didasarkan pada perhitungan yang jelas. Menurutnya, perencanaan yang kurang matang berpotensi memicu revisi anggaran dan berdampak pada rendahnya realisasi penyerapan anggaran.

Menutup arahannya, Zulfan mengajak seluruh ASN, khususnya para pengelola keuangan, untuk terus memperkuat koordinasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dalam setiap tahapan pengelolaan anggaran.

Ia berharap, melalui perencanaan yang semakin matang dan pelaksanaan yang lebih tertib, Kementerian Agama Kabupaten Banggai mampu meningkatkan kualitas tata kelola keuangan sekaligus mempertahankan kinerja yang lebih baik pada tahun anggaran mendatang. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS