Breaking News

Golkar Banggai Solid : "Mosa'angu' i Potoutusan" Jadi Spirit Jemput Kemenangan Politik

Banggai, Sulteng - Mesin politik Partai Golkar Kabupaten Banggai mulai dipanaskan menuju kontestasi politik mendatang. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Banggai menegaskan kesiapan organisasi untuk menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg) 2029 hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banggai 2031.

Pernyataan tersebut disampaikan Pengurus DPD II Golkar Kabupaten Banggai Bidang Pertanian dan Kelautan, Akrim Asamin, SH, kepada awak media melalui pesan WhatsApp, Minggu (14/6/2026).

Dengan mengenakan jas kuning kebesaran Partai Golkar berlambang pohon beringin, Akrim menegaskan bahwa konsolidasi internal partai telah tuntas dan kini memasuki tahapan konsolidasi eksternal di tengah masyarakat.

"Struktur Partai Golkar hari ini tidak ada masalah. Dua puluh empat Pengurus Kecamatan (PK) se-Banggai semuanya militan. Targetnya jelas, calon Bupati Banggai 2031 harus dari kader Golkar. Kursi Ketua DPRD Banggai harus kita rebut, DPRD Provinsi kita targetkan unsur pimpinan, dan DPR RI Dapil Sulawesi Tengah wajib ada kader asal Banggai," tegas Akrim.

Menurutnya, sejak awal 2026 DPD II Golkar Banggai telah menjalankan program "Beringin Menyapa", yakni gerakan turun langsung ke masyarakat yang diwajibkan bagi seluruh PK di 24 kecamatan minimal dua kali setiap bulan.
Program tersebut bertujuan menyerap aspirasi masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga tokoh adat Mian Nu Babasalan.

"Golkar tidak boleh menjadi partai menara gading. PK kami tidur di sabua, ngopi bersama warga di warung, bahkan ikut melaut. Dari situlah kita mengetahui persoalan pupuk langka, harga kopra yang anjlok, hingga jalan tani yang rusak. Solusi atas persoalan itu nantinya akan kita perjuangkan melalui jalur eksekutif dan legislatif pada 2031," ujarnya.

Terkait Pilkada Banggai 2031, Akrim mengungkapkan bahwa Partai Golkar telah mengantongi sejumlah nama kader internal yang nantinya akan menjalani survei politik mulai tahun 2027.

"Nama-namanya belum perlu saya sebutkan sekarang. Yang pasti kader Golkar asli, memahami Banggai dan dapat diterima semua golongan," katanya.

Akrim juga menyampaikan pesan politik kepada seluruh kader agar mengedepankan politik gagasan serta menjauhi praktik politik uang dan isu SARA.

Ia meminta seluruh pengurus kecamatan Golkar menjadi teladan dalam merawat nilai lokal "Mosaangu i Potoutusan", yakni semangat gotong royong dalam membangun Banggai.

"Politik harus menjadi sarana membangun daerah, bukan memecah belah masyarakat. Mari kita kedepankan gagasan dan kerja nyata untuk Banggai yang lebih maju," pesannya.

Pengamat politik lokal menilai langkah konsolidasi yang dilakukan Golkar Banggai berpotensi memperkuat posisi partai berlambang beringin tersebut dalam peta politik daerah. Apalagi, Pilkada 2031 diprediksi menjadi momentum pertarungan generasi baru pasca dua periode kepemimpinan sebelumnya.

Dengan modal struktur partai yang solid hingga tingkat kecamatan dan agenda konsolidasi yang terus berjalan, Golkar Banggai tampak mulai menyiapkan langkah panjang menuju pertarungan politik 2029 dan 2031. (Muhlis Asamin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS