Breaking News

Soal Alih Fungsi Stadion, Ketua Askab PSSI Banggai Laut Minta Kejelasan dan Transparansi

Banggai Laut, Sulteng - Ramainya pemberitaan terkait rencana alih fungsi lahan stadion di Kabupaten Banggai Laut akhirnya mendapat tanggapan dari Ketua Askab PSSI Banggai Laut, Fairuz, yang meminta pemerintah daerah dan DPRD memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat, khususnya para pegiat olahraga.

Menurut Fairuz, sebelum kebijakan tersebut dijalankan, perlu ada kejelasan mengenai status dan dasar hukum yang menjadi landasan perubahan fungsi lahan stadion tersebut. Ia menyoroti adanya Keputusan DPRD Kabupaten Banggai Laut Nomor 01/KPTS/DPRD-BALUT/2018 yang menurutnya masih perlu dijelaskan kedudukannya terhadap rencana yang saat ini berkembang.

"Kami tentu menyambut baik kehadiran Polres Banggai Laut demi peningkatan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Namun di sisi lain, keputusan yang telah ditetapkan sebelumnya juga harus dibahas secara terbuka agar tidak menimbulkan polemik di kemudian hari," ujar Fairuz.

Ia mempertanyakan bagaimana sebuah kebijakan baru dapat berjalan tanpa adanya penjelasan yang komprehensif mengenai keputusan awal yang masih dianggap mengikat.

"Jangan sampai masyarakat dibuat bertanya-tanya. Kami perlu mendapatkan kejelasan mengenai pengganti stadion apabila memang langkah alih fungsi lahan ini benar-benar akan diambil," tegasnya.

Sebagai Ketua Askab PSSI Banggai Laut, Fairuz mengaku memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan aspirasi para pegiat olahraga yang selama ini mempertanyakan nasib stadion tersebut.

Menurutnya, fasilitas olahraga merupakan aset penting yang menyangkut pembinaan atlet dan masa depan olahraga daerah.
Ia menilai masyarakat dan komunitas olahraga berhak mengetahui secara transparan alasan perubahan kebijakan yang menyangkut aset daerah yang sebelumnya telah disepakati bersama.

"Transparansi sangat penting. Kami berhak mengetahui dasar pertimbangan perubahan kebijakan ini. Jangan sampai keputusan yang diambil terkesan tanpa kajian yang matang dan pada akhirnya menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari," katanya.

Fairuz menegaskan bahwa dirinya bersama para pegiat dan pemerhati sepak bola di Banggai Laut akan terus mengawal perkembangan persoalan tersebut. Ia berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat mengambil keputusan yang mengedepankan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan olahraga di daerah.

"Kami siap mengawal proses ini dan berharap pemerintah serta DPRD Banggai Laut memberikan solusi terbaik, sehingga kebutuhan pelayanan publik dapat berjalan beriringan dengan keberlanjutan dunia olahraga di Banggai Laut," tutupnya. (Zein)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS