Breaking News

Momen Galungan 2026, Kades Nipa Kalemoa Ajak Warga Rawat Harmoni dan Kebersamaan

Bualemo, Banggai - Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan Tahun 2026 menjadi momentum istimewa bagi umat Hindu di Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai, untuk mempererat tali persaudaraan dan memperkokoh nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat. Di tengah suasana penuh khidmat dan kekeluargaan, semangat persatuan lintas warga tampak begitu terasa.

Pada Rabu (17/6/2026), umat Hindu di Kecamatan Bualemo melaksanakan persembahyangan bersama di pura dalam rangka memperingati Hari Raya Galungan, hari suci yang melambangkan kemenangan Dharma (kebenaran) atas Adharma (kejahatan). Perayaan ini tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga menjadi ruang mempererat hubungan sosial dan menjaga keharmonisan antarsesama.

Momentum tersebut turut dimanfaatkan Kepala Desa Nipa Kalemoa, I Gusti Ngurah Putu Janji, bersama keluarga untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara dan masyarakat umat Hindu. Kehadirannya di tengah masyarakat menjadi wujud nyata komitmen dalam merawat persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan di lingkungan desa.

Kepala Desa Nipa Kalemoa mengatakan bahwa Hari Raya Galungan merupakan momentum bagi umat Hindu untuk memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui perayaan ini, umat Hindu diajak untuk semakin memperkuat sradha dan bhakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kebajikan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya.

Menurutnya, makna kemenangan Dharma hendaknya tidak berhenti pada seremoni keagamaan semata, melainkan diwujudkan melalui sikap saling peduli, saling menguatkan, dan bekerja sama demi kemajuan daerah.

"Mari jadikan momentum ini sebagai penyemangat untuk terus bersatu, bergotong royong, saling menguatkan, saling peduli, dan bekerja sama dalam mewujudkan Desa Nipa Kalemoa yang aman, unggul, dan madani," kata I Gusti Ngurah Putu Janji.

Ia juga berharap Hari Raya Galungan dan Kuningan membawa kedamaian, kebahagiaan, serta kekuatan bagi seluruh umat dalam menjalankan swadharma di tengah kehidupan bermasyarakat yang majemuk.

"Semoga ajaran Dharma selalu menjadi pijakan, kasih sayang menjadi pemandu, dan kedamaian menjadi tujuan. Jangan biarkan kemenangan hanya menjadi seremonial, tetapi jadikan setiap hari sebagai kemenangan hati. Maafkan segala salah dan lupakan segala khilaf. Di hari yang suci ini, mari kita sambung kembali tali persaudaraan," tuturnya.

Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan di Kecamatan Bualemo menjadi cerminan hidupnya nilai toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman. Semangat persaudaraan yang terjalin diharapkan terus menjadi fondasi dalam membangun masyarakat yang rukun, damai, dan sejahtera. (Rahmat Bakari)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS