Luwuk, Banggai, Sulteng - Keamanan dan kenyamanan pasien menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kualitas pelayanan kesehatan. Berangkat dari komitmen tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Luwuk terus mengoptimalkan sistem pengamanan terpadu dengan dukungan 31 personel security yang bertugas selama 24 jam untuk memastikan lingkungan rumah sakit tetap aman, tertib dan kondusif bagi seluruh pengguna layanan.
Upaya penguatan pengamanan tersebut dilakukan melalui kerja sama antara RSUD Luwuk dan PT Twin Service Indonesia sebagai mitra penyedia jasa keamanan. Sinergi ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan fisik, tetapi juga mendukung terciptanya suasana pelayanan yang nyaman dan humanis bagi pasien, keluarga pasien serta tenaga kesehatan.
Manager PT Twin Service Indonesia, Stenly H. Pontoh, didampingi Kepala Security Ardiyansyah, Kabag Umum RSUD Luwuk Sri Tresny Banteng, SH. dan Staf Humas Desni A.R. Kondinga, SH., menjelaskan bahwa seluruh personel keamanan bekerja di bawah koordinasi seorang Kepala Security untuk mengawal berbagai aktivitas di lingkungan rumah sakit.
Menurut Stenly, petugas keamanan memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar menjaga keamanan. Mereka juga bertugas melakukan pengaturan, penjagaan, penertiban, serta pengawasan di sejumlah titik strategis, terutama pada pintu masuk dan area pelayanan yang memiliki mobilitas tinggi.
"Kami terus berupaya menerapkan aturan rumah sakit, khususnya terkait pengaturan kunjungan dan akses keluar-masuk pengunjung agar lebih tertib. Hal ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pelayanan kesehatan sekaligus menjaga kenyamanan pasien yang sedang menjalani perawatan," ujarnya.
Ia menjelaskan, sistem pengamanan di RSUD Luwuk berlangsung selama 24 jam melalui tiga shift pelayanan. Penempatan personel pada setiap shift disesuaikan dengan kebutuhan operasional dan kondisi lapangan guna memastikan seluruh area rumah sakit tetap berada dalam pengawasan.
Di lapangan, petugas keamanan masih kerap menemukan sejumlah pelanggaran aturan, seperti merokok di kawasan rumah sakit, membawa anak-anak yang tidak memiliki kepentingan pelayanan kesehatan, hingga aktivitas berjualan tanpa izin. Namun demikian, pendekatan yang dikedepankan tetap bersifat persuasif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
"Kami melakukan penertiban secara bertahap dengan memberikan pemahaman mengenai aturan yang berlaku. Larangan merokok di area rumah sakit, pembatasan pengunjung tertentu, hingga penertiban aktivitas berjualan merupakan bagian dari kebijakan manajemen rumah sakit yang harus dipatuhi bersama demi kenyamanan dan keselamatan seluruh pengguna layanan," jelas Stenly.
Selain itu, pihaknya juga terus mendorong seluruh personel keamanan agar senantiasa menjaga disiplin, bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), serta mengedepankan profesionalisme dan sikap humanis saat berinteraksi dengan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Luwuk, dr. Budiyanto Uda’a, Sp.KFR., M.Ked.Klin., menegaskan bahwa petugas keamanan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan yang pertama kali berinteraksi dengan masyarakat ketika memasuki lingkungan rumah sakit.
"Petugas keamanan merupakan garda terdepan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat ketika memasuki lingkungan rumah sakit. Oleh karena itu, selain menjaga keamanan, mereka juga harus mampu memberikan pelayanan yang humanis, sopan, serta membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan," katanya.
Menurut dr. Budiyanto, peningkatan kualitas pengamanan harus terus dilakukan seiring meningkatnya aktivitas pelayanan kesehatan di RSUD Luwuk. Salah satu fokus yang menjadi perhatian adalah peningkatan intensitas patroli di seluruh area rumah sakit agar situasi keamanan tetap terjaga secara optimal.
"Kami berharap jadwal patroli dapat lebih ditingkatkan sehingga seluruh area rumah sakit dapat terpantau dengan baik. Dengan demikian, keamanan lingkungan rumah sakit semakin optimal dan masyarakat yang datang berobat dapat merasa aman dan nyaman selama berada di RSUD Luwuk," tambahnya.
Ia juga mengingatkan seluruh petugas keamanan agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan menjunjung tinggi etika pelayanan. Kehadiran petugas keamanan diharapkan tidak hanya menjadi penjaga ketertiban, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pengalaman pelayanan kesehatan yang positif bagi masyarakat.
Melalui pengamanan yang terintegrasi, disiplin personel yang terjaga, serta pendekatan pelayanan yang humanis, RSUD Luwuk terus berupaya mewujudkan lingkungan rumah sakit yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan. (red/tim)

Social Header