Breaking News

Suara Emas di Usia 9 Tahun : Beneta Riany Jabangka Harumkan Bangkep di Panggung Pesparawi Nasional Manokwari

Banggai Kepulauan, Sulteng - Panggung nasional akan kembali menggema nama Banggai Kepulauan. Kali ini bukan lewat laut atau wisata, tapi lewat suara emas seorang bocah 9 tahun.

Beneta Riany Jabangka, putri dari almarhum Jepriano Jabangka dan Yunita Sendewana asal Jemaat Toksion Tompudau, resmi terpilih mewakili Kontingen Sulawesi Tengah di Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional ke-14. Ajang bergengsi itu digelar di Manokwari, Papua Barat, 20-28 Juni 2026. Beneta tampil di kategori Penyanyi Solo Anak, bersaing dengan talenta terbaik se-Indonesia.

Martons, keluarga Beneta, menyebut talenta menyanyi Beneta sudah terlihat sejak usia 7 tahun. “Dia rajin ikut audisi vokal. Dari latihan-latihannya, teknik vokal dan ekspresi panggungnya luar biasa untuk anak seusianya,” ungkapnya.

Video latihan Beneta yang beredar memang membuktikan. Power suaranya kuat, penghayatannya dalam, dan gestur panggungnya percaya diri. 

Rukun Keluarga Besar Rumpun Sosom, asal orang tua Beneta, kompak mengirim doa. “Tuhan Yesus memberkati ade Beneta Jabangka dalam lagu pujiannya. Semua untuk hormat bagi nama Tuhan,” ujar salah satu keluarga.

Momen haru terjadi saat pelepasan kontingen Sulteng. Beneta sempat berfoto bersama Bupati dan Wakil Bupati Banggai Kepulauan. Pelepasan itu jadi simbol: Beneta tidak berangkat sendiri. Ia membawa nama Sulteng, khususnya Banggai Kepulauan, di pundaknya.

Dari Toksion Tompudau ke Manokwari. Dari panggung gereja ke panggung nasional. Beneta membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk mengharumkan daerah. (Irwanto Diasa)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS