Banggai Kepulauan - Pemerintah Desa (Pemdes) Tunggaling, Kecamatan Peling Tengah, menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Luwuk (Unismuh Luwuk) yang akan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di Desa Tunggaling.
Penyambutan yang berlangsung di Kantor Desa Tunggaling tersebut dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa, aparat desa, para mahasiswa peserta KKN, serta sejumlah unsur masyarakat.
Suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi mewarnai pertemuan perdana antara pemerintah desa dan para mahasiswa.
Adapun mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk yang akan melaksanakan pengabdian di Desa Tunggaling, yaitu :
1. Marsya Libun
2. Marson Pinolibai
3. Abdianto Sumbeang
4. Sakin Ajib Lupany
5. Anastasya Laaso
6. Ninda Nandita Posumah
7. Larry Anpryo Tinude
Dalam arahannya, Pemerintah Desa Tunggaling menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Muhammadiyah Luwuk yang telah memilih Desa Tunggaling sebagai lokasi pelaksanaan KKN.
Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui berbagai program inovatif yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat, administrasi pemerintahan desa hingga pengembangan potensi lokal.
Pemdes juga menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh terhadap seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa selama berada di Desa Tunggaling. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan civitas akademika diyakini akan melahirkan berbagai gagasan kreatif yang berdampak positif bagi kemajuan desa.
"Kami menyambut dengan tangan terbuka kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk. Semoga kehadiran mereka menjadi energi baru dalam mendorong pembangunan desa, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta menghadirkan berbagai inovasi yang bermanfaat," ujar Jois Malingkas.
Sementara itu, Koordinator Desa (Kordes) KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Pemerintah Desa Tunggaling. Ia menegaskan bahwa seluruh mahasiswa siap berkolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam menyukseskan berbagai program kerja yang telah dirancang.
Kordes juga menyampaikan bahwa Universitas Muhammadiyah Luwuk saat ini tengah membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Apabila terdapat putra-putri Desa Tunggaling maupun masyarakat Kecamatan Peling Tengah yang berminat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, mahasiswa KKN siap membantu memberikan informasi, pendampingan, hingga memfasilitasi proses pendaftaran ke Universitas Muhammadiyah Luwuk.
"Selain menjalankan program pengabdian, kami juga siap memfasilitasi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke Universitas Muhammadiyah Luwuk. Kami akan memberikan informasi mengenai program studi, persyaratan pendaftaran, hingga mendampingi proses penerimaan mahasiswa baru agar semakin banyak generasi muda yang dapat mengenyam pendidikan tinggi," ujar REY.
Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan terbangun hubungan yang harmonis antara dunia akademik dan masyarakat desa.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat kapasitas masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung di tengah kehidupan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Pemerintah Desa Tunggaling optimistis pelaksanaan KKN Universitas Muhammadiyah Luwuk akan berjalan sukses dan menghasilkan berbagai program yang mampu memberikan dampak positif bagi kemajuan Desa Tunggaling, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing. (Jein)

Social Header