Pagimana, Banggai, Sulawesi Tengah - Sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Desa Taloyon, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Rabu (19/8/2026). Aksi tersebut menyoroti pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026.
Informasi mengenai aksi tersebut diketahui melalui unggahan di media sosial yang memperlihatkan sejumlah warga berkumpul di depan Kantor Desa Taloyon sambil menyampaikan aspirasi. Dalam aksi itu, terlihat sebuah kendaraan membawa sejumlah tulisan yang memuat aspirasi dan tuntutan terhadap pemerintah desa.
Sejumlah personel kepolisian juga terlihat berada di lokasi untuk melakukan pengamanan selama aksi berlangsung.
Rahman, selaku Kepala Desa Taloyon saat dikonfirmasi (20/8) membenarkan adanya aksi tersebut. Namun, ia mengaku belum mengetahui secara rinci seluruh tuntutan yang disampaikan oleh massa.
"Saya belum mengerti apa tuntutan aksi ini. Cuma, kemarin lebih mendasar hanya terkait pengelolaan Dana Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2026," ujar Kepala Desa Taloyon.
Terkait pengelolaan dana tersebut, Kepala Desa Taloyon menjelaskan bahwa prosesnya telah dilakukan melalui mekanisme yang ada. Menurutnya, tahapan tersebut dimulai dari pembentukan kelompok hingga penandatanganan perjanjian kerja sama antara BUMDes dan pengurus petani.
"Itu semua sudah dilakukan sesuai mekanisme yang ada, dari mulai pembentukan kelompok sampai penandatanganan perjanjian kerja sama antara BUMDes dengan pengurus petani," katanya singkat.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tanggapan atas sorotan yang muncul dalam aksi warga. Sementara itu, mengenai tuntutan secara keseluruhan serta alasan warga mempersoalkan pengelolaan Dana Ketahanan Pangan tersebut, masih diperlukan keterangan lebih lanjut dari perwakilan massa aksi.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari perwakilan warga terkait keseluruhan tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut. (red)

Social Header