Breaking News

Tradisi Pandanga, Hiasi Peringatan Maulid di Nambo

Nambo, Banggai - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos., ST., M.Si., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat Kecamatan Nambo yang berlangsung di Masjid Al-Amin, Kelurahan Lempek, Kabupaten Banggai, Kamis (27/8/2026).

Ramli Tongko hadir mewakili Bupati Banggai dalam kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kecamatan Nambo bersama Majelis Taklim Hubbul Wathan Kecamatan Nambo serta majelis taklim desa dan kelurahan se-Kecamatan Nambo.

Dalam kesempatan tersebut, Ramli Tongko menyampaikan sambutan Bupati Banggai. Ia menyampaikan pentingnya menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

Peringatan tersebut juga diisi dengan tausiah atau hikmah Maulid yang disampaikan oleh Ustaz H. Ramli Hasan, S.Ag., M.Pd.

Usai penyampaian sambutan dan tausiah, suasana kegiatan dilanjutkan dengan tradisi Pandanga, yang menjadi salah satu bagian menarik dalam peringatan Maulid di Kecamatan Nambo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Ramli Tongko didampingi Camat Nambo Zubhan Ahmad, S.Sos dipersilakan mengambil aneka makanan yang bergelantungan pada sebuah wadah yang dibuat menyerupai pohon. Momen tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan menjadi bagian dari pelaksanaan tradisi Pandanga.

Pandanga merupakan tradisi yang telah membudaya secara turun-temurun di wilayah Kecamatan Nambo. Dalam pandangan masyarakat adat Kecamatan Nambo, Pandanga merupakan bentuk ungkapan rasa syukur atas rahmat yang telah dilimpahkan Tuhan kepada masyarakat.

Rasa syukur tersebut diwujudkan melalui doa yang disertai penyerahan bingkisan berisi aneka jenis kue dan makanan. Bahan makanan yang disajikan umumnya berasal dari bahan-bahan lokal hasil pertanian maupun perkebunan masyarakat.

Aneka makanan tersebut kemudian dipersembahkan kepada pemimpin, baik unsur pemerintah maupun tokoh agama, sebagai bagian dari simbol penghormatan, rasa syukur dan kebersamaan masyarakat.
Tradisi Pandanga dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Kegiatan turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nambo, kepala UPT, kepala desa dan lurah, BPD, perangkat desa, kepala sekolah tingkat TK, SD, SMP dan SMK, imam masjid, serta majelis taklim se-Kecamatan Nambo.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi serta menjaga keberlangsungan tradisi Pandanga sebagai bagian dari kekayaan budaya masyarakat Kecamatan Nambo. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS