Breaking News

Mentan RI Amran Sulaiman : Ternyata Gubernur dan Bupati Banggai “Pendekar”

Toili, Banggai, Sulteng - Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., menyebut Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Banggai sebagai sosok “pendekar”. 

Sebutan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas gerak cepat dan kekompakan keduanya dalam mempersiapkan pelaksanaan panen raya padi sawah, meski agenda tersebut harus disiapkan dalam waktu yang sangat singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan Amran saat menghadiri Panen Raya Padi Sawah di Desa Tirta Sari, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Kamis (10/9/2026).

Amran mengaku kagum melihat potensi pertanian Kabupaten Banggai, khususnya kawasan persawahan di dataran Toili. Menurutnya, hamparan persawahan di kawasan tersebut menunjukkan potensi besar dalam mendukung peningkatan produksi pangan.

Kekaguman tersebut semakin lengkap dengan kesiapan pemerintah daerah dalam menyambut kehadirannya. Amran menilai Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Banggai mampu merespons perubahan agenda secara cepat dan memastikan pelaksanaan panen raya tetap berjalan dengan baik.

Julukan “pendekar” yang disematkan Amran bukan sekadar ungkapan spontan. Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Banggai telah merencanakan pelaksanaan panen raya pada tanggal 25.

Namun, dalam perkembangannya, agenda tersebut mengalami perubahan seiring dengan adanya rencana kehadiran Menteri Pertanian. Perubahan itu membuat pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian dan mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dalam waktu yang relatif singkat.

Bahkan, ketika Amran memastikan dirinya akan hadir dalam waktu dekat, persiapan panen raya praktis harus dilakukan dengan cepat.

“Besok,” demikian jawaban Amran ketika mendapat telepon dari Gubernur Sulawesi Tengah.

Waktu persiapan yang sangat terbatas tersebut tidak menjadi hambatan bagi pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Banggai bergerak cepat mempersiapkan pelaksanaan panen raya, dengan melibatkan para petani serta berbagai pihak terkait.

Bagi Amran, kemampuan pemerintah daerah menyiapkan agenda tersebut dalam waktu singkat menunjukkan adanya respons cepat, kekompakan dan keseriusan dalam mendukung sektor pertanian.

Karena itulah, Amran menyebut Gubernur Sulawesi Tengah dan Bupati Banggai sebagai “pendekar”. Sebutan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kemampuan keduanya bergerak cepat menghadapi perubahan situasi sekaligus memastikan agenda panen raya dapat terlaksana dengan baik.

Panen raya di Desa Tirta Sari pun berlangsung lancar dan menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta meningkatkan produksi pertanian.

Amran berharap potensi pertanian di Kabupaten Banggai, khususnya kawasan persawahan dataran Toili, dapat terus dikembangkan sehingga memberikan dampak yang semakin besar terhadap peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani.

Kehadiran Menteri Pertanian di Toili sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap potensi pertanian daerah serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS