Banggai - Jelang Pilkada Serentak 2024, KPU Kabupaten Banggai menggelar Debat Publik Pertama bagi Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai Periode 2024-2029.
Debat Publik yang digelar di Hotel Estrella Kompleks Bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan tersebut di ikuti Peserta Kandidat Pilkada Kabupaten Banggai, masing-masing Paslon Nomor urut 01 Amirudin-Furwanudin, Paslon Nomor Urut 02 Herwin Yatim-Hepy Manopo dan Paslon Nomor urut 03 Sulianti Murad - Bali Mang.
Dipandu Moderator Abdullah Iskandar, Debat Publik Pertama tersebut bertema "Menyelesaikan masalah dan memajukan pembangunan Kabupaten Banggai dengan Sub Tema, yakni ; Pemerintahan, Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan.
Publik cukup dibuat teredukasi dengan suguhan peserta Debat dari Paslon Nomor Urut 02 Ir. H. Herwin Yatim - Hepy Y. Manopo yang menyampaikan ide dan gagasannya secara gamblang dan terukur sehingga publik bisa menilai kalau ada penurunan prosentase pelayanan publik sesuai predikat SAKIP B dan penanganan kebersihan lingkungan diera pemerintahan ATFM. Walau terlihat suhu debat sedikit memanas ketika dibuka segmen tanya jawab antar Paslon.
Di era Winstar dulu, pelayanan publik Kabupaten Banggai di predikat SAKIP A sekarang malah menurun di SAKIP B, soal kebersihan lingkungan pun malah menurun buktinya Adipura gagal diraih, pelayanan kesehatan juga demikian, masih ada warga yang dimintai biaya padahal APBD Banggai naik 3,2 Triliun.
Kembali ke suasana Debat, publik mengapresiasi Pertanyaan Paslon nomor urut 02 (Herwin Yatim-Hepy Manopo) yang diajukan Cawabup Hepy Yeremia Manopo kepada Paslon nomor 01 ATFM, yang mengangkat isyu pembangunan inprastruktur sarana dan prasarana di wilayah Kepala Burung dan juga Lokasi Wisata Pulo Dua.
"Anda menyebut ketersediaan dana APBD Banggai lebih kurang Rp 3,1 Triliun, pertanyaannya adalah sejauh mana implementasi Dana yang besar tersebut kepada Pembangunan di wilayah Kepala Burung dan Wisata Pulo Dua yang sudahayi suri ?", tanya Hepy Manopo kepada Paslon ATFM.
Sontak Paslon ATFM menjawab dengan menjelaskan sebaran pembangunan pariwisata dengan menyebut pembangunan wisata di pantai Kilo 5 Kelurahan Ma'ahas dan itu diakuinya kalau belum merata juga melontarkan janji untuk membangun pariwisata ditempat lain bila terpilih.
"Alhamdulillah, pembangunan Pariwisata sudah kami lakukan, di pantai Km-5 walaupun belum merata tapi bertahap dan jika kami terpilih kami akan melanjutkan pembangunan inprastruktur dan pariwisata di tempat lain", jawab Amirudin lantang dan penuh semangat.
Alhasil, jawaban Amirudin Tamoreka dinilai tidak sesuai apa yang ditanyakan oleh Cawabup 02 Hepy Yeremia Manopo karena pertanyaan seputar wilayah kepala burung bukan di tempat lain.
"Ini baru lucu, yang ditanya Implementasi Dana 3,2 Triliun di wilayah Kepala Burung dan Lokasi Wisata Pulo Dua tapi jawaban Pantai Km-5 Ma'ahas", imbuh salah seorang warga yang ikut menyaksikan jalannya Debat Publik melalui Live Streaming KPU Banggai.
Ditempat lain, netizen juga menyoroti saat Amirudin Tamoreka dinilai membantah pertanyaan moderator Abdullah Iskandar tentang menumpuknya pasien rujukan di RSUD Luwuk.
Padahal menurut Netizen, panelis membuat soal tersebut sesuai fakta dan data yang dihimpun di berbagai titik lokasi termasuk di RSUD Luwuk.
Lanjutnya lagi, oleh sebab itu berdasarkan pembahasan sub tema Kesehatan, jika terpilih maka Herwin Yatim - Hepy Manopo harus mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada Puskesmas-puskesmas dengan menyediakan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung pelayanan di tiap puskesmas agar pasien rujukan bisa terurai dan tidak menumpuk di RSUD Luwuk.
"Jika Herwin-Hepy terpilih, harus mengembalikan kepercayaan masyarakat terkait pelayanan kesehatan dengan menyediakan saranan dan prasarana pelayanan kesehatan yang memadai ditiap Puskesmas sehingga pasien rujukan tidak antrian lama di RSUD Luwuk", tandasnya. (red)
Social Header