Diketahui, Alm. Khairudin Bado'o meninggal pada Sabtu (14/12/2024) di RSUD Kabupaten Banggai dan dikebumikan di tempat Pemakaman Umum (TPU) Kohoboti, wilayah Desa Biak.
Alm. Khairudin Bado'o meninggal dunia diusia 40 tahun, meninggalkan istri dan dua orang anak serta empat orang cucu dalam kesehariannya almarhum berprofesi sebagai sopir angkot.
Sebagai mahluk yang dhaif, manusia dituntut untuk selalu memperbanyak amal ibadah dan kebajikan serta tetap istiqamah dalam ketaatan baik sebelum tidur hingga bangun kembali atau dalam kata lain setiap aktivitas kita selalu diisi dengan ibadah.
"Setiap aktivitas kita sehari-hari sebaiknya diisi dengan ibadah dan amal kebajikan, karena maut tidak melihat atau menunggu kapan kita siap, maka kita yang harus siap setiap saat", ucap Ramli.
Lanjut Ust. Ramli Hasan, ada dua hal yang kita persiapkan menuju kematian yakni iman dan amal. Oleh karena itu, pertama ; perbaiki hati, tidak perlu iri, dengki, hasat dan hasut dengan apa yang dimiliki orang lain, kedua perbaiki amal ibadah dan selalu berbuat kebajikan setiap kita beraktivitas.
"Untuk mempersiapkan diri kita menuju kematian maka perbaiki hati dan perbaiki iman dan amal kebajikan kita dalam kehidupan sehari-hari serta carilah rejeki dengan cara yang halal, insya Allah kita menemui kematian dengan husnul khatimah", tutup Mantan Plt. Kadisdukcapil Banggai ini.
Ditempat yang sama, mewakili keluarga di sampaikan oleh Kepala Desa Biak, turut hadir Tokoh Agama Kabupaten Banggai, Imam Desa Biak, Tokoh masyarakat, keluarga yang berduka dan para undangan. (red)
Social Header