Breaking News

Penolakan Tambang Gamping Bergema di Desa Toi-Toi, Bangkep

Banggai Kepulauan - 14 Februari 2025 yang oleh tradisi masyarakat internasional diperingati sebagai hari Valentine (Hari Kasih Sayang) Puluhan  masyarakat desa Toi-toi Kecamatan Bulagi Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan menyerukan penolakan terhadap Tambang Batu Gamping sebagai wujud cinta dan kasih sayang mereka terhadap desa dan lingkungan mereka. 

AHAS YAITA Tokoh masyarakat desa Toi-toi mengklarifikasi  informasi yang beredar bahwa desa Toi-toi semua masyarakat Terima tambang adalah tidak benar sebab banyak masyarakat yang Menolak dan ada juga yang Ragu-ragu karena pihak perusahaan Tidak menjelaskan dampak Negatif dari Tambang itu seolah ada yang disembunyikan sehingga kami berupaya sendiri untuk cari tahu dan ternyata memang resikonya sangat merugikan Lahan pertanian dan Sumber daya pesisir yang ada. 

Hal senada juga disampaikan NAHOM PATOL selaku Ketua Adat desa Toi-toi  mengatakan bahwa tidak ada alasan kami memberikan tanah desa kami di bongkar tambang, Desa Toi-toi adalah tanah adat, Toi-toi dan beberapa desa di sekitarnya dahulu merupakan wilayah adat inti  Palabatu Seasea na Lobosonan  sejarah telah mencatat dan banyak suku dan Kerajaan di nusantara mengakui keberadaan sejarah itu, Saya secara pribadi dan sebagai ketua adat Menolak adanya tambang yang akan merusak lingkungan darat dan laut desa Toi-toi. 

GIANTO Salah satu tokoh masyarakat Desa Toi-toi menceritakan bahwa dirinya sudah banyak kali dihubungi untuk memberikan dukungan terhadap Tambang tapi setelah saya timbang-timbang apalagi dengan harga tanah yang diberikan perusahaan sangat tidak masuk akal untuk ditukar dengan nilai manfaat tanah yang selama ini dikelola masyarakat untuk tanaman Cabai, Jambu mente, dan sekarang sedang ramai-ramainya masyarakat tanam Nilam yang nilai ekonominya ratusan kali lebih potensial dibandingkan jual ke tambang sehingga saya putuskan untuk menolak demi kepentingan bersama.

Diketahui sebelumnya pada 20 Januari 2024 telah terjadi Sosialisasi Tambang Batu Gamping di desa Toi-toi yang dihadiri Direktur Perusahaan PT. Tallo Larono Wangkurela, Managemen Perusahaan, DLH Provinsi, Anggota Komisi I DPRD, Kapolres Bangkep, Danramil Bulagi, Kapolsek Bulagi, Kades Toi-Toi serta masyarakat Desa Toi-Toi. (red)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS