Jakarta - Semangat Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tidak sekadar menjadi penonton, tetapi pencipta sistem yang membangun bangsa. Pesan itu disampaikan Media Abang, saat memberikan pandangannya dalam momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini.
“Pemuda jangan hanya jadi market, tapi harus menjadi sistem untuk membangun bangsa,” tegasnya.
Menurutnya, Sumpah Pemuda memiliki makna mendalam sebagai tonggak persatuan dan tekad kolektif menuju kemerdekaan. Nilai luhur itu, kata Media Abang, harus terus dihidupkan di tengah tantangan zaman modern yang kian kompleks.
“Kita jangan lupakan sejarah Sumpah Pemuda. Tujuannya sangat mulia, yakni membangun kesepahaman menuju kemerdekaan. Para pendiri bangsa berjuang keras melawan hal-hal yang memecah belah. Hari ini, semangat itu harus kita lanjutkan,” ujarnya.
Ia menilai, generasi muda tidak boleh larut dalam kenyamanan dan distraksi era digital. Sebaliknya, pemuda harus berperan sebagai penggerak perubahan melalui gagasan, inovasi, dan sistem yang mereka ciptakan sendiri.
“Sekarang kita sudah bukan lagi melihat siapa diri kita, tapi apa yang bisa kita lakukan untuk bangsa. Pemuda harus menjadi sistem yang mendorong perubahan, bukan hanya pasar yang menikmati sistem yang sudah ada,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintah juga harus mengakomodasi peran pemuda sebagai mitra strategis dalam pembangunan.
“Hari ini banyak pemuda yang dininabobokan oleh berbagai hal ; teknologi, budaya dan hiburan. Padahal jika pemuda menjadi bagian dari sistem, saya yakin mereka akan jauh lebih berkembang,” katanya menutup pernyataan. (Sup)

Social Header