Breaking News

Jacob Ereste : Etika, Moral dan Akhlak Untuk Keselamatan Bangsa dan Negera Indonesia

Jakarta - Etika adalah konsep aturan, adat istiadat, tradisi dalam berbuat baik yang berpegang pada tatanan sosial kemasyarakatan yang pantas dan tidak menyalahi anggapan umum yang dianggap tercela. Karena itu, ketika seseorang mengabaikannya bisa dianggap -- atau bahkan disebut tidak beradab. Melanggar sopan santun serta unggah-ungguh yang pantas dalam masyarakat. Artinya, orang yang tidak punya etika itu bisa tidak hanya akan kehilangan rasa malu, tapi juga kehilangan harga diri serta penghormatan orang kain terhadap yang bersangkutan. Dalam istilah anak-anak muda hari ini orang tersebut sudah putus urat malunya.

Sebagai contoh ada orang yang hampir disepanjang usia  hidupnya terus mendapat cercaan dan hujatan, akibat perbuatannya yang culas, tak hanya penuh kebohongan tetapi juga penipuan dan mencuri uang negara yang berasal dari tetesan keringat rakyat.

Sungguh, betapa malangnya nasib pejabat tersebut yang mendapat sumpah serapah lantaran perilaku dan perbuatanya semasa berkuasa yang bertindak semena-mena untuk untuk melampiaskan nafsu hewaninya yang angkara murka, hingga pantas untuk dikutuk oleh orang banyak, kalau pun tidak seluruh rakyat yang ada agar dia memperoleh ganjaran  yang setimpal atas perbuatan kejinya itu.

Begitulah akibat ketiadaan etika dalam menjalani hidup dalam profesi atau jenis pekerjaan apapun. Sehingga beraja jahanam bagi yang bersangkutan telah menjadi semacam konsensus untuk ditimpakan kepadanya, karena dera dan derita akibat dari perbuatannya telah terdengar sampai langit dari dalam perut bumi yang wajar dan layak ikut menghujat perilakunya yang bejat.

Adapun esensi dari etika sebagai penata perilaku agar selalu baik hanya berlaku bagi manusia. Mak itu mereka yang tidak mengindahkan etika bisa saja disebut hewan atau binatang liar. Karena hanya manusia yang dapat membedakan antara perilaku yang baik dengan perilaku yang buruk. Dan standar dari perilaku yang baik itu pun bagi manusia ada yang dikatagorikan halus, karena ada juga etika yang kasar kadar etikanya. Dan etika yang baik bagi manusia akan sangat menentukan nilai-nilai moral yang dimiliki oleh setiap orang. Hingga etika dan moral dapat dikatakan sebagai pilar penegak akhlak mulia yang manusia. Sehingga mampu menjaga dirinya sebagai khalifatullah -- wakil Tuhan -- di bumi. 

Artinya, etika adalah pedoman bagi manusia -- tanpa kecuali -- dalam berperilaku baik, sopan, bertanggung jawab, penuh penghormatan kepada orang lain -- tanpa diskriminasi. Sehingga dapat menciptakan tatanan hubungan yang harmonis dengan pihak manapun. Termasuk etika dalam profesi, bidang pekerjaan serta etika terhadap alam.

Begitulah etika menjadi sangat penting, karena seorang pejabat -- atau bahkan penguasa yang paling absolut pun harus dan tetap patut dan wajib memiliki etika, kecuali bagi mereka yang otoriter dan despotik dan memang zalim. Karena etika diperlukan bagi siapa pun yang masih ingin dianggap sebagai manusia dengan cara berperilaku baik serta menghindari dari perilaku yang buruk dan tercela menurut pendapat umum.

Karena itu dalam kontek yang lebih luas acap disebut etika sosial, etika politik, etika ekonomi Dan etika lingkungan serta etika hukum yang tidak boleh dilanggar lantaran telah adanya  kesepakatan umum untuk menghormati etika yang berlaku dan terpelihara secara turun menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya yang tidak boleh dipiuhkan oleh siapapun. Terutama bagi pejabat di negeri ini.

Pada akhirnya, etika yang akan sangat menentukan tegaknya moral dan akhlak mulia manusia  seperti yang terbingkai dalam kesadaran dan pemahaman spiritual yang cerdas, tidak arogan dan pongah mengandalkan kecerdasan intelektual. Lantaran akibat dari jumawa dan kepongahan intelektual sudah terlalu banyak terbukti menjadi biang kerusakan di negeri kita ini. Oleh sebab itu, gerakan kebangkitan kesadaran spiritual sangat penting dan perlu untuk memperbaiki dan membangun bangsa dan negara Indonesia  yang terancam ambruk.


Penulis : Jacob ERESTE
Saketi, 15 November 2025
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS