Breaking News

Figur Birokrat Berpengalaman, Firmanza DP Pimpin Dinas Pendidikan Sulawesi Tengah

Palu, Sulteng – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melantik sejumlah Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (31/12/2025). Pelantikan yang berlangsung di Lapangan Pagimbo, Palu, tersebut dirangkaikan dengan penyerahan SK PPPK Paruh Waktu kepada aparatur pemerintah lingkup Pemprov Sulteng.

Salah satu pejabat yang dilantik dan menjadi sorotan adalah Drs. H. Firmanza DP, SH., M.Si, yang resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah. Penunjukan ini mencerminkan kepercayaan pemerintah daerah kepada sosok birokrat berpengalaman yang telah menapaki jenjang karier dari level paling dasar hingga jabatan strategis.

Firmanza DP lahir di Tolitoli, 13 Oktober 1968. Perjalanan pendidikannya ditempuh dari daerah sendiri, mulai dari SDN Parigi, SMPN 1 Parigi, hingga SMAN 2 Palu. Ia kemudian menempuh pendidikan kedinasan di APDN Makassar dan Institut Ilmu Pemerintahan, sebelum melanjutkan pendidikan akademik hingga meraih gelar Sarjana Hukum (SH) dan Magister Sains (M.Si). Berbagai pendidikan dan pelatihan kepemimpinan seperti ADUM, ADUMLA, serta Diklatpim Tingkat III dan II turut memperkaya kapasitas kepemimpinannya.

Karier birokrasi Firmanza DP dimulai dari bawah. Ia pernah mengemban amanah sebagai Pj. Lurah Ledu-Ledu, Kaur Pemerintahan Kecamatan Towuti, hingga Camat Towuti. Pengalaman tersebut membentuk pemahaman kuat tentang pelayanan publik di tingkat akar rumput. 

Seiring waktu, ia dipercaya mengisi berbagai jabatan strategis, di antaranya Kepala Bappeda Kabupaten Luwu Timur, Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten Luwu Timur, Kepala Bappeda Kota Palopo, Sekretaris Daerah Kota Palopo sejak 2019, hingga Penjabat Wali Kota Palopo pada 2024.

Dalam sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menekankan pentingnya kinerja nyata bagi pejabat yang baru dilantik.
Ia menyampaikan bahwa terdapat tiga agenda utama yang harus menjadi fokus dalam 100 hari kerja, yakni pendataan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) pegawai di masing-masing instansi, penyiapan sistem digitalisasi pemerintahan, serta kreasi dan inovasi program untuk mendukung pelaksanaan Sembilan Program Berani Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Selain itu, gubernur juga mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar senantiasa mempedomani tiga nilai utama, yaitu loyalitas, integritas, dan profesionalisme. Ketiga nilai tersebut, menurut gubernur, merupakan kunci dalam membangun birokrasi yang kuat, bersih, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dengan latar belakang pendidikan yang kokoh serta pengalaman birokrasi lintas wilayah dan sektor, Firmanza DP dinilai memiliki kapasitas yang memadai untuk memimpin sektor pendidikan di Sulawesi Tengah. Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat tata kelola pendidikan dan mempercepat implementasi Sembilan Program Berani, khususnya Program Berani Cerdas.

Melalui Program Berani Cerdas, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan lahirnya generasi muda yang tidak hanya siap pakai secara kompetensi, tetapi juga memiliki karakter kuat, etos kerja tinggi, dan integritas, sebagai modal utama membangun Sulawesi Tengah yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan. (red)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS