Breaking News

Kadis Pariwisata Banggai Kepulauan Kunjungi Bonua Swadeshi, Dorong Integrasi Wisata Alam dan Budaya Lokal

Banggai Kepulauan - Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Banggai Kepulauan dr. James H.D Pinontoan melakukan kunjungan ke Sentra Pengembangan Seni Budaya Seasea, Bonua Budaya Swadeshi, yang terletak di Desa Landonan, Kecamatan Buko Selatan, Minggu (14/12/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Jems selaku Kepala Dinas Pariwisata Banggai Kepulauan menegaskan bahwa pengembangan pariwisata daerah akan lebih kuat dan berdaya saing apabila wisata alam dikemas secara utuh dengan kekayaan budaya lokal. Menurutnya, kolaborasi antara alam dan budaya mampu melipatgandakan daya tarik pariwisata, khususnya bagi wisatawan mancanegara.

“Kekuatan pariwisata Banggai Kepulauan terletak pada keaslian alam dan budayanya. Jika dikemas secara terintegrasi, ini akan menjadi magnet yang sangat kuat bagi wisatawan,” ujar Jems.

Pada kesempatan yang sama, Kadis Pariwisata juga memberikan apresiasi terhadap produk kerajinan Ecoprint yang dikembangkan di Bonua Swadeshi serta di sejumlah desa lainnya, seperti Sapelang, Labangun, dan Pandaluk. Kerajinan tersebut merupakan hasil pendampingan dari Yayasan Blue Alliance, yang telah memberdayakan masyarakat pesisir, khususnya kaum ibu hingga menguasai teknik tingkat lanjut dalam pembuatan batik Ecoprint.

“Produk Ecoprint yang dihasilkan memiliki kualitas tinggi dan telah diminati wisatawan asing. Ini menjadi bukti bahwa ekonomi kreatif berbasis budaya lokal memiliki peluang pasar yang besar,” tambahnya.

Sementara itu, Idam Malik, salah satu inisiator Bonua Swadeshi sekaligus Community Development (Komdev) Yayasan Blue Alliance, menyampaikan bahwa pihaknya serius dalam mengembangkan potensi seni budaya dan ekonomi kreatif di Banggai Kepulauan. Ia menjelaskan bahwa pemasaran produk Ecoprint karya ibu-ibu pesisir saat ini telah berjalan dan mendapatkan respons positif dari wisatawan asing.

“Untuk kerajinan Ecoprint, pemasaran sudah berjalan baik. Sedangkan pengembangan seni budaya lokal, target kami ke depan adalah agar memiliki nilai komersial dan menjadi kekuatan utama pariwisata, khususnya pariwisata maritim Banggai Kepulauan. Kolaborasi adalah kunci suksesnya,” tegas Idam.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan sinergi antara pemerintah daerah, komunitas budaya, dan lembaga pendamping dalam mendorong pariwisata berkelanjutan berbasis kearifan lokal di Banggai Kepulauan. (Irwanto/Simbil)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS