Luwuk, Banggai - (2/12/2025) Di tengah dinamika tugas penegakan hukum yang kerap dipandang sinis oleh sebagian masyarakat, nama Kasat Usman menjadi salah satu figur aparat yang dikenal karena integritas dan ketulusannya. Sosoknya tidak hanya dilihat sebagai pejabat kepolisian tetapi juga sebagai pribadi yang mampu menghadirkan rasa nyaman bagi siapa pun yang berinteraksi dengannya.
Kasat Usman selama ini dikenal ramah, sederhana dan mampu membaur tanpa menonjolkan hierarki sosial. Di lingkungan masyarakat Banggai yang majemuk, karakter tersebut bukan sekadar kelebihan, melainkan menjadi kebutuhan dalam menjaga kedekatan antara aparat dan warga.
Salah satu hal yang paling menonjol dari dirinya adalah cara berpikir preventif. Banyak orang menganggap tugas intelijen hanya sebatas mengumpulkan informasi, namun di tangan Usman, fungsi tersebut menjadi seni membaca situasi. Ia berupaya mendeteksi dan mengantisipasi potensi persoalan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Pendekatan inilah yang membuat masyarakat tetap tenang meski sering kali tidak mengetahui betapa dekatnya mereka dengan kerawanan.
Kemampuan tersebut memang tidak dimiliki setiap aparat. Dibutuhkan empati, kesabaran serta kesediaan untuk mendengar lebih banyak daripada bertindak. Di tangan orang yang tidak tepat, intel hanya menjadi fungsi teknis. Namun bagi Usman, intel adalah pengabdian.
Bukan hanya profesionalitasnya yang dihormati, tetapi juga konsistensinya. Ia menjalankan tugas tanpa mencari pujian, tanpa memilih panggung aman, dan tanpa menuntut sorotan. Baginya, setiap hari adalah kesempatan untuk menjaga kedamaian di tanah yang sama-sama mereka cintai.
Bagi rekan-rekannya, Kasat Usman adalah bukti bahwa integritas masih dapat dipertahankan di dalam institusi apa pun, betapapun seringnya institusi tersebut disalahpahami. Ia menunjukkan bahwa kekuatan seorang aparat bukan sekadar pada kewenangan, tetapi juga pada kerendahan hati dalam memahami masyarakat yang dilayani.
Informasi yang beredar menyebutkan bahwa Kasat Usman akan segera berpindah tugas ke wilayah lain. Kepindahan seperti ini lazim dalam dunia kepolisian, namun bagi masyarakat Banggai yang pernah merasakan kontribusinya, kabar tersebut menjadi kehilangan besar.
Banyak rekan dan warga mengakui bahwa Usman adalah bagian dari alasan situasi di Banggai tetap kondusif. Meski bekerja jauh dari sorotan, ia memastikan berbagai persoalan tetap terkendali.
“Kasat Usman adalah polisi baik,” demikian penilaian yang banyak disampaikan warga maupun rekan kerjanya. (red)
Penulis : Supriyadi Lawani.

Social Header