Breaking News

Diduga Mabuk, Pengendara Motor Asal Luwuk Selatan Alami Kecelakaan di Nambo

Nambo, Banggai - Seorang pria berinisial YT (37), warga KM 5 Kelurahan Tombang Permai, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, mengalami kecelakaan lalu lintas di Kelurahan Nambo Lempek Baru, Kecamatan Nambo, pada Sabtu (24/1/2026).

Kapolsek Kintom, AKP Muh. Zulfikar, menjelaskan bahwa korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU dengan nomor polisi DN 4817 CV bergerak dari arah Luwuk menuju Batui. Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban diduga menyenggol kendaraan Yamaha N-Max yang berada di depannya.

“Diduga pengendara sepeda motor berada dalam pengaruh minuman keras sehingga kurang berkonsentrasi saat berkendara,” ujar AKP Zulfikar.

Akibat kejadian tersebut, korban terjatuh dan terseret bersama sepeda motornya. Sementara itu, pengendara sepeda motor N-Max tetap melanjutkan perjalanan. Helm yang digunakan korban dilaporkan mengalami kerusakan parah.

Korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek di pelipis kiri, luka di bagian kepala dan wajah sebelah kanan, serta luka pada tangan kiri dan tangan kanan. Petugas yang berada di lokasi kejadian segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke Puskesmas Nambo untuk mendapatkan perawatan medis.

“Personel kami telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta meminta keterangan dari saksi dan korban,” tambah Kapolsek.

Kepala UPT Puskesmas Nambo Alwiyah A saat di konfirmasi media ini pada Minggu (25/1/2026) membenarkan adanya pasien yang masuk namun setelah dilakukan perawatan pasien tersebut sudah bisa keluar pada hari itu juga.

"Ya, ada pasien kecelakaan yang masuk kemarin (Sabtu-red) namun sudah keluar pada hari yang sama", kata Kapus. 

Kapus menambahkan bahwa dari laporan perawat yang dinas, pasien tersebut diduga mabuk karena mengeluarkan bau alkohol saat dirawat. Tak hanya itu, saat mau dirawat pasien tidak mau dirawat namun akhirnya bisa ditenangkan.

"Wasalaam, menurut perawat yang dinas kemarin, pasien mabo dan menolak di tindaki", tuturnya.

Dari berbagai sumber yang dihimpun media ini, Pasien Lakalantas tersebut berasal dari Desa Lukpanenteng, Kabupaten Banggai Kepulauan. 

Pengakuan ini berasal dari keluarga pasien atas nama Adrianto Tolltan. Atas nama keluarga, Adrianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak khususnya pihak kepolisian dan puskesmas Nambo atas kepeduliannya terhadap keluarga mereka.

"Ya, itu sepupu saya, terima kasih kepada kepolisian dan pihak Puskesmas Nambo yang telah membantu mengevakuasi saudara kami hingga memberikan perawatan medis", pungkas Adrianto. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS