Bangkep - Diskusi Budaya ke-5 yang berlangsung di Bonua Swadesi, Desa Landonan, Kecamatan Buko Selatan, pada Selasa, 6 Januari 2026, telah sukses digelar. Acara ini menghadirkan Vera Christine Lasewa S.Par, M.Par, Staf Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai pembicara utama, yang dimoderatori oleh Irwanto Diasa.
Dalam diskusi tersebut, Vera Lasewa mengungkapkan bahwa Bulagi Selatan dan Buko Selatan merupakan sebuah kesatuan tujuan wisata yang kompleks dengan aksesibilitas yang dekat dan mudah dijangkau dari satu titik ke titik yang lain. Beberapa destinasi wisata yang disebutkan antara lain Goa Susundeng, Goa Babanang, Teluk Luwok Balalon, Air Terjun Batualambun, Gugusan 8 Danau di pegunungan yang disebut "Lake City", Pantai Sapelang, dan Barisan pulau-pulau indah yang lebih dikenal sebagai Pulau Bertasbih di tambah Seni budaya yang Sangat kental dan terjaga di kedua wilayah ini.
Vera Lasewa menekankan bahwa dalam upaya memajukan pariwisata, ada 3 hal yang harus diperhatikan, yaitu:
1. Aksesibilitas, yang merupakan tugas pemerintah
2. Atraksi, yang harus dibangun di tingkat masyarakat dan pengelola wisata
3. Hospitality, yang juga harus dibangun di tingkat masyarakat dan pengelola wisata
Vera juga menyampaikan bahwa di Provinsi Sulawesi Tengah, ada banyak anggaran pendampingan pengembangan wisata, terutama yang berhubungan dengan even atau festival. Namun, pihak penyelenggaraan wajib meyakinkan Dinas Pariwisata Provinsi bahwa giat tersebut merupakan program yang serius dan berkelanjutan di ruang lingkupnya masing-masing.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Buko Selatan, Kepala sekolah SMK Buko Selatan, Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara, beberapa Kades, Sekdes, Pokdarwis dan Yayasan Blue Alliance.
Sebagai pelengkap acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan diakhiri dengan pementasan seni. (Simbil)

Social Header