Banggai, Sulteng – Pemerintah Kabupaten Banggai menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani (Poktan) di Desa Beringin Jaya pada Minggu, 4 Januari 2026. Bantuan tersebut meliputi hand traktor, herbisida, dan pupuk NPK.
Bantuan disalurkan kepada tujuh kelompok tani sesuai dengan usulan masing-masing kelompok dan diterima secara simbolis oleh Kepala Desa Beringin Jaya sebagai perwakilan penerima manfaat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembangunan sektor pertanian yang sedang dijalankan pemerintah di berbagai tingkatan. Program tersebut sejalan dengan Smart Farming dari Pemerintah Kabupaten Banggai, Berani Panen dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan Pemerintah Pusat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, bantuan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Banggai Tahun Anggaran 2025 melalui pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Kabupaten Banggai.
Kepala Desa Beringin Jaya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banggai, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta Pemerintah Pusat atas dukungan terhadap kelompok tani di desanya. Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pertanian.
“Harapan kami, bantuan ini bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan hasil pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Beringin Jaya,” ujar Kepala Desa.
Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Banggai Irwanto Kulap, SP, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa bantuan diharapkan dapat digunakan sesuai peruntukannya.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh kelompok tani sehingga dapat membantu meningkatkan produksi pertanian di Desa Beringin Jaya,” ujarnya.
Diketahui, Irwanto Kulap, SP juga menjabat sebagai Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai, organisasi yang menaungi petani dan nelayan. Dalam perannya tersebut, ia terlibat dalam berbagai kegiatan pendampingan dan penguatan sektor pertanian serta perikanan di daerah.
Pemerintah daerah melalui sinergi dengan pemangku kepentingan terkait diharapkan terus mendorong pemenuhan kebutuhan dasar petani dan nelayan, baik dari sisi sarana produksi, pendampingan, maupun penguatan kelembagaan kelompok. (rin)

Social Header