Luwuk, Banggai, Sulteng - Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai mulai mematangkan rencana kerja organisasi tahun 2026 sekaligus persiapan menghadapi Pekan Nasional (Penas) KTNA Se-Indonesia yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Gorontalo pada Juni 2026 mendatang.
Hal tersebut dibahas dalam pertemuan yang dipimpin langsung Ketua KTNA Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap, SP, bersama perwakilan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Banggai. Pertemuan berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Banggai, Kamis (15/1/2026).
Dalam pertemuan itu, Irwanto Kulap menegaskan bahwa rencana keikutsertaan KTNA Banggai pada Penas KTNA 2026 merupakan bagian dari strategi besar organisasi dalam menjalankan program kerja tahun 2026, dengan fokus utama pada penguatan kelembagaan petani dan nelayan di Kabupaten Banggai.
“Penas KTNA bukan sekadar agenda nasional, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, memperkuat organisasi kelompok tani dan nelayan, serta memperluas jejaring kerja sama,” ujarnya.
Irwanto menyampaikan, KTNA Banggai merencanakan pengiriman sekitar 100 orang perwakilan kelompok tani dan nelayan dari seluruh kecamatan. Para peserta tersebut akan didampingi sekitar 40 orang penyuluh serta pendamping teknis, sehingga total kontingen yang dipersiapkan mencapai kurang lebih 140 orang.
Selain membahas teknis keikutsertaan dalam Penas KTNA, pertemuan tersebut juga mengerucut pada penyusunan rencana kerja KTNA Banggai Tahun 2026, yang diarahkan pada penguatan kelembagaan tani dan nelayan, peningkatan peran KTNA sebagai mitra strategis pemerintah daerah, serta optimalisasi fungsi penyuluhan dan pendampingan di tingkat lapangan.
Menurut Irwanto, pertemuan ini bersifat inisiatif awal untuk mematangkan konsep dan arah kebijakan organisasi. Adapun rapat resmi KTNA Banggai akan dilaksanakan dalam waktu dekat guna menetapkan program kerja organisasi secara menyeluruh, yang dirangkai dengan agenda persiapan Penas KTNA 2026 di Gorontalo.
“Hasil pertemuan ini akan segera kami koordinasikan dengan para pembina KTNA Kabupaten Banggai, yakni Bupati Banggai, Ketua DPRD Banggai, serta Sekretaris Kabupaten, agar seluruh rencana kerja dan kebutuhan teknis mendapatkan dukungan yang optimal,” jelasnya.
Koordinasi tersebut diharapkan mampu memastikan kesiapan anggaran, sumber daya, serta dukungan lintas sektor, sehingga kontingen KTNA Banggai dapat diberangkatkan secara terorganisasi dan memberi manfaat nyata bagi petani dan nelayan.
“Dengan perencanaan yang matang sejak dini, kami berharap pelaksanaan program kerja KTNA Banggai Tahun 2026, termasuk keikutsertaan pada Penas KTNA di Gorontalo, dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada penguatan kelembagaan tani dan nelayan di daerah,” pungkas Irwanto.
Diketahui, Penas KTNA merupakan ajang nasional yang diikuti oleh KTNA dari seluruh Indonesia serta perwakilan petani dan nelayan dari sejumlah negara sahabat, termasuk Jepang. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk berbagi pengetahuan, inovasi, dan penguatan jejaring di sektor pertanian dan perikanan. (rin)

Social Header