Breaking News

Medan Sulit Hiasi Evakuasi Korban Hilang di Desa Pisou, Danpos Sarnas Banggai: Kerja Sama Semua Pihak adalah Kunci Keberhasilan

Banggai, Sulteng – Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria lanjut usia yang dilaporkan hilang di wilayah hutan dan pegunungan kawasan perkebunan warga Desa Pisou, Kecamatan Pagimana, setelah pencarian selama empat hari.

Diketahui, korban dinyatakan hilang sejak Selasa (30/12/2025) dan setelah mendapat laporan warga, pada Rabu (31/12/2025) tim Sarnas Banggai menuju Desa Pisou dan langsung ke lokasi pencarian.

Setelah lima hari pencarian, korbanpun ditemukan pada Sabtu (4/1/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kepala Pos SAR (Danpossarnas) Banggai, Liberatus Fangohoi, SH, menjelaskan bahwa proses evakuasi korban berlangsung panjang dan dramatis. 

“Korban berada di hutan dengan vegetasi rapat dan medan pegunungan yang curam. Tim harus mendaki dan menuruni gunung, menyeberangi sungai, serta membuka jalur baru bersama warga. Butuh waktu sekitar empat jam untuk membawa korban hingga rumah duka,” ujar Liberatus.

Liberatus menambahkan, dirinya bersama lima anggota tim Basarnas harus bermalam selama tiga malam di hutan menghadapi panas, dingin, dan hujan. 

“Meski penuh tantangan, kami tetap semangat karena itu bagian dari tugas kami untuk menyelamatkan warga Kabupaten Banggai. Kerja sama dengan warga dan aparat sangat membantu dalam proses pencarian ini,” kata Liberatus.

Setelah melewati medan yang sulit, tim SAR berhasil mengevakuasi korban dan membawanya ke rumah duka di Desa Pisou. Sesaat setelah tiba, korban diserahkan kepada keluarga. Suasana haru terlihat saat prosesi penyerahan berlangsung.

Kepala Desa Pisou mewakili keluarga korban menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Basarnas, yang telah membantu menemukan orang tua Alm. Sail (74) walau dalam keadaan meninggal dunia.

Ditempat yang sama, Danpos SAR Banggai, Liberatus Fangohoi, SH, menyampaikan apresiasi kepada TNI/Polri dalam hal ini Koramil dan Polsek Pagimana, Pemerintah Desa Pisou, keluarga korban, dan masyarakat yang telah bersama-sama membantu pencarian hingga korban ditemukan.

“Keberhasilan ini adalah hasil kerja sama semua pihak. Kami berharap kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepedulian masyarakat terhadap orang tua dan warga yang berada di wilayah pegunungan,” ujarnya.

Atas nama Basarnas pusat dan daerah, Liberatus Fangohoi juga menyampaikan ucapan duka yang mendalam kepada keluarga korban.

“Semoga korban mendapat tempat yang layak di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” tuturnya.

Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti dedikasi tinggi tim SAR dalam memberikan pelayanan, sekaligus menegaskan bahwa kerja sama antara aparat, masyarakat, dan tim SAR menjadi kunci utama dalam menghadapi medan sulit sekalipun. (red)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS