Jakarta - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengimbau para pelajar agar tidak terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan generasi muda sekaligus upaya membangun masa depan yang gemilang.
Polri menegaskan bahwa tawuran bukanlah solusi atas persoalan apa pun. Aksi tersebut justru berpotensi menimbulkan luka fisik, masalah hukum, serta penyesalan di kemudian hari.
Sebaliknya, prestasi dan kegiatan positif dinilai mampu membuka jalan menuju mimpi, menjadi kebanggaan orang tua serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi para pelajar.
Dalam pesannya kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, Polri mengingatkan agar tidak mendekati apalagi ikut terpancing jika melihat aksi tawuran di lingkungan sekitar.
Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110 agar dapat segera ditangani.
“Sobat Polri, apabila melihat aksi tawuran di sekitar kamu, jangan mendekat atau ikut terpancing. Segera hubungi Polisi melalui layanan 110 agar bisa segera kami tangani,” demikian imbauan Polri dikutip dari aqun resmi Sobat Polri tertanggal (24/1/2026).
Polri juga mengajak para pelajar untuk saling menjaga diri, menjaga teman, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Dengan menjauhi tawuran dan mengedepankan prestasi, generasi muda diharapkan mampu membangun masa depan yang lebih cerah dan berdaya saing.
Imbauan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menekan angka tawuran pelajar, sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab dan berorientasi pada masa depan. (red)

Social Header