Breaking News

Tak Kenal Libur, Ketua KTNA Banggai Turun Menyapa Petani Kakao Demi Hasil Panen Lebih Baik

Banggai, Sulteng – Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Banggai menaruh perhatian serius terhadap tantangan penurunan produktivitas tanaman kakao yang masih dihadapi petani. Salah satu faktor penting yang dinilai kerap terabaikan adalah pemenuhan nutrisi tanah melalui pemupukan yang tepat dan berkelanjutan.

Ketua KTNA Banggai menilai, rendahnya hasil panen kakao tidak hanya dipengaruhi faktor cuaca dan usia tanaman, tetapi juga minimnya perhatian terhadap keseimbangan unsur hara tanah. Padahal, pemupukan yang sesuai kebutuhan tanaman merupakan kunci peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Sebagai bentuk kepedulian dan langkah konkret di lapangan, bantuan pupuk jenis NPK disalurkan kepada petani kakao. 

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Irwanto Kulap, SP, Anggota DPRD Kabupaten Banggai yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi II sekaligus Ketua KTNA Kabupaten Banggai, kepada Kelompok Tani Tunas Muda Sumber Mulya, di Desa Sumber Mulya, Kecamatan Simpang Raya, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Minggu (4/1/2026).

Irwanto Kulap menjelaskan bahwa bantuan pupuk tersebut bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokir) sebagai anggota DPRD Kabupaten Banggai, yang secara aturan memang menyasar wilayah daerah pemilihan (dapil). Namun demikian, komitmen KTNA Banggai dalam mendukung petani dan nelayan tidak terbatas pada satu wilayah saja.

“Sebagai Ketua KTNA Banggai, saya tidak pernah berhenti menyapa petani dan nelayan untuk memastikan langsung apa kendala yang mereka hadapi serta kebutuhan apa yang diperlukan untuk mengantisipasi persoalan di lapangan,” ujar Irwanto.

Ia menegaskan bahwa tidak ada waktu yang terbuang sia-sia untuk mendampingi petani dan nelayan. Bahkan, waktu liburan pun kerap dimanfaatkan Irwanto Kulap untuk turun langsung menyapa petani dan nelayan, khususnya di wilayah Dapil II.
Saat ditanya apakah perhatian Ketua KTNA Banggai hanya terfokus di Dapil II, Irwanto Kulap menjawab dengan senyum.

“Tidak hanya di Dapil II,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan kali ini memang berada di Dapil II karena bersumber dari pokir sebagai anggota DPRD. Namun untuk program kerja KTNA Banggai ke depan, sasaran pendampingan dan pemberdayaan akan menjangkau seluruh kelompok tani di Kabupaten Banggai.

“Saat ini kami sedang melakukan pendataan kelompok tani sebagai dasar penyusunan program kerja KTNA tahun 2026 agar lebih tepat sasaran dan merata,” tambahnya.

Program bantuan pupuk ini juga sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Smart Farming, yang menekankan pengelolaan pertanian secara modern, efisien dan berkelanjutan.

Selain itu, langkah tersebut disinkronkan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Berani Panen, serta mendukung program strategis nasional Ketahanan Pangan yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Sementara itu, Kelompok Tani Tunas Muda Sumber Mulya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Banggai, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, serta Presiden Republik Indonesia atas perhatian dan dukungan nyata terhadap petani kakao.

Ucapan terima kasih tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas implementasi program Smart Farming, Berani Panen, dan Ketahanan Pangan Nasional yang dinilai langsung menyentuh kebutuhan petani di lapangan.

Dengan sinergi lintas kebijakan dan pendampingan berkelanjutan, diharapkan produktivitas kakao di Kabupaten Banggai terus meningkat, sekaligus memperkuat kesejahteraan petani dan nelayan.
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS