Luwuk Utara, Banggai - Warga Kecamatan Luwuk Utara mengeluhkan tidak mengalirnya air bersih dari jaringan PDAM selama beberapa hari terakhir, bertepatan dengan awal bulan Ramadhan. Kondisi ini dinilai meresahkan karena masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, termasuk untuk berwudu dan keperluan rumah tangga.
Keluhan disampaikan warga melalui pesan singkat pada Jumat (21/2). Salah seorang warga yangbenggan disebutkan namanya menyebut aliran air tidak mengalir di sejumlah titik, sementara petugas PDAM setempat sulit dihubungi meski telah berkali-kali dihubungi melalui telepon maupun pesan WhatsApp.
Warga juga melaporkan bahwa kran air di Mesjid Al Hijrah yang berada di Desa Awu tidak mengalir. Situasi tersebut menyulitkan jamaah yang hendak melaksanakan ibadah karena tidak tersedia air untuk berwudu.
Di sejumlah rumah, warga terlihat menyiapkan ember di dekat kran sambil menunggu air mengalir, namun hingga kini distribusi belum juga normal. Kondisi ini memicu kekecewaan karena dinilai sebagai bentuk kurangnya respons terhadap keluhan masyarakat.
Warga berharap ada evaluasi terhadap kinerja petugas lapangan, termasuk kemungkinan dilakukan rotasi atau penyegaran personel agar pelayanan kembali maksimal.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak UPT PDAM Luwuk Utara terkait penyebab gangguan distribusi air maupun langkah penanganan yang akan dilakukan.
"Pemerintah setempat diharapkan ada kepedulian sehingga ada upaya dalam mendukung perbaikan jaringan pipa agar air bersih segera membaik dan aktivitas ibadah dan kebutuhan harian baik selama Ramadhan hingga selanjutnya tidak terus terganggu", tutup sumber. (Muhlis Asamin)

Social Header