Bunta, Banggai - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap, SP, menegaskan perannya sebagai wakil rakyat dengan menjemput langsung aspirasi warga saat meninjau Pasar Bunta, Senin (9/2/2026).
Kunjungan ini dilakukan usai menghadiri rapat Musrenbang RKPD di Kecamatan Bunta pada hari yang sama. Kehadiran Irwanto Kulap di pasar ikan ini dalam rangka memenuhi permintaan sejumlah pedagang untuk melihat kondisi fisik pasar ikan tempat mereka berjualan sekaligus mendengar keluhan pedagang lainnya yang beraktifitas di kompleks pasar ikan tersebut.
Setibanya di lokasi, Irwanto Kulap menyaksikan fasilitas pasar yang jauh dari layak, nampak sanitasi tidak memadai, atap los lapuk dan berlubang, penerangan minim serta lantai tergenang air. Sampah berserakan karena tidak ada tempat penampungan. Dari keterangan warga, pasar ini telah berusia puluhan tahun, dihuni sekitar 40 pedagang, yang setiap hari membayar kontribusi ke pemerintah sebesar Rp 5.000.
“Kami sudah puluhan tahun berdagang di pasar ini. Atap bocor, lantai becek, dan tidak ada penerangan. Tapi kami tetap membayar kontribusi setiap hari. Rasanya berat melihat kondisi seperti ini tanpa ada perbaikan”, keluh salah seorang pedagang yang enggan menyebutkan namanya.
Menanggapi keluhan tersebut, Irwanto Kulap langsung menghubungi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui voice call. Saat melakukan perbincangan dengan Kadis Perindag Banggai, warga sontak menghujani dengan berbagai usulan, antara lain : pemenuhan sanitasi pasar ikan berupah pembangunan riol, rehabilitasi bangunan pasar, pengadaan sumur bor, penyediaan triseda untuk pengangkut sampah, penerangan listrik serta penataan tempat penjualan ikan basah.
Irwanto Kulap meminta Kadis Perindag agar lebih pro aktif memperhatikan kebutuhan warga pedagang khususnya di Pasar Bunta. Irwanto juga meminta agar Kadis memfasilitasi warga pedagang di Pasar ikan Bunta untuk memasukkan proposal ke tingkat atas dan menyampaikannya kepihak DPRD sehingga memudahkan dalam mengambil langkah tindak lanjutnya.
“Sebagai Ketua Komisi II, tugas saya menjemput aspirasi rakyat dan memastikan setiap keluhan ditindaklanjuti. Pasar Bunta sudah puluhan tahun berdiri, namun fasilitasnya jauh dari layak. Pedagang membayar kontribusi, masyarakat membayar pajak, semestinya mereka mendapat fasilitas yang aman, bersih dan nyaman. Rencana rehabilitasi pasar ini akan kami perjuangkan melalui ABT 2026 agar segera terealisasi", tegas Ketua Komisi 2 ini.
Di hadapan warga pasar, Irwanto Kulap juga mengungkapkan bahwa tahun 2026 Terminal dan pasar sembako Bunta akan mendapat kucuran dana pembangunan dari Pemerintah Daerah melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD yang digagasnya, sebesar Rp 600 juta termasuk pembangunan aspal jalan pasar sebesar Rp 400 juta.
Sebelumnya, pada 2025 silam, Pasar Bunta telah dilakukan pengaspalan jalan lingkar pasar senilai Rp 700 juta dari Pemda Banggai melalui pokok-pokok pikiran Irwanto Kulap.
Mengingat, rencana pembangunan pasar dan terminal Bunta tahun 2026 dibawah PUPR tersebut belum menyentuh kebutuhan para pedagang dipasar ikan Bunta, maka selaku ketua komisi 2 DPRD Banggai sekaligus Ketua KTNA Banggai, pihaknya berkomitmen memperjuangkan aspirasi warga pedagang dipasar ikan abunta melalui kolaborasi dengan instansi teknis terkait dalam hal ini Dinas Perindag untuk direalisasikan pada tahun 2026 ini.
Selain itu, sebagai Ketua KTNA Kabupaten Banggai, Irwanto Kulap menegaskan komitmennya untuk mendukung pemberdayaan nelayan dan pelaku UMKM di pasar ikan Bunta, sekaligus memastikan pembangunan pasar dan fasilitas publik sebagai mendukung peningkatan ekonomi lokal berjalan dengan baik.
“Kesejahteraan pedagang, nelayan dan pelaku UMKM adalah prioritas kami. Saya akan memastikan aspirasi mereka tersalurkan dan pembangunan pasar serta fasilitas pendukungnya berjalan dengan baik,” ujarnya.
“Keseimbangan antara hak dan kewajiban harus dijalankan. Warga membayar pajak, pemerintah memastikan fasilitas publik layak pakai. Tidak boleh ada fasilitas yang terbengkalai sementara kontribusi masyarakat tetap berjalan", tambah politisi empat periode dengan perolehan suara 8080 (pileg 2024-red) yang dikenal dekat dengan rakyat.
Publik menilai kehadiran Irwanto Kulap memberi angin segar bagi warga Pasar Bunta yang selama puluhan tahun merasa tidak dihiraukan oleh instansi teknis terkait. Kehadiran anggota DPRD ini dinilai mampu menumbuhkan optimisme bahwa keluhan mereka akan ditindaklanjuti secara nyata.
Kunjungan Irwanto Kulap ke Pasar Bunta bukan sekadar melihat kondisi pasar, tetapi menjadi bukti nyata kepemimpinan anggota DPRD yang aktif menjemput aspirasi rakyat.
Ia memastikan setiap keluhan pedagang ditindaklanjuti dan pembangunan fasilitas publik tidak hanya menjadi wacana melainkan segera terealisasi di lapangan melalui jalur APBD yang tepat waktu, sekaligus mendukung pemberdayaan ekonomi pedagang, petani, nelayan dan UMKM melalui peranannya di KTNA Kabupaten Banggai. (rin)

Social Header