Breaking News

Aksi Nyata Polres Bangkep Tuai Apresiasi Warga, Sinyal Keras bagi Pelaku Illegal Fishing

Banggai Kepulauan, Sulteng (14 Februari 2026) - Langkah tegas dilakukan jajaran Polres Banggai Kepulauan dalam menekan praktik illegal fishing di wilayah perairan hukumnya.

Kapolres Ronaldus Karurukan menurunkan personel Polisi Air dan Udara (Polairud) untuk melaksanakan patroli rutin sekaligus pembinaan di sejumlah titik rawan pengeboman ikan sejak 1 Februari 2026.

Kebijakan ini diambil menyusul tingginya laporan aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak dalam tiga bulan terakhir, yakni November–Desember 2025 dan Januari 2026. Berdasarkan laporan masyarakat serta rekaman alat pemantau suara bawah laut, tercatat lebih dari 350 ledakan terdeteksi di wilayah pesisir Bulagi Selatan dan Buko Selatan.

Kedua kecamatan tersebut berada di kawasan pesisir yang mengapit area konservasi laut terbesar di Sulawesi Tengah, yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 53 Tahun 2019. 

Tingginya angka ledakan dinilai berpotensi merusak terumbu karang serta mengancam keberlanjutan sumber daya perikanan di wilayah tersebut.

Penempatan personel Polairud di lokasi rawan mendapat apresiasi dari masyarakat dan kalangan aktivis lingkungan. Mereka menilai kehadiran aparat menjadi tambahan kekuatan pengawasan sekaligus memberikan efek jera bagi pelaku penangkapan ikan ilegal.

Salah satu pegiat lingkungan, Irwanto Diasa, menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara aparat kepolisian, kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas), organisasi nonpemerintah, dan aktivis lokal dapat terus terjaga.

“Kami berharap kebersamaan ini konsisten dan berkelanjutan, sehingga laut Banggai Kepulauan bisa diistirahatkan dari praktik bom ikan yang sejak 1950-an menjadi penyumbang kerusakan sumber daya laut paling besar,” ujarnya.

Patroli rutin tersebut diharapkan tidak hanya menekan angka pelanggaran, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir akan pentingnya menjaga ekosistem laut sebagai sumber kehidupan jangka panjang. (Irwanto/Kabiro)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS