Breaking News

Refleksi 100 Hari Kepengurusan KTNA Banggai, Perkuat Sinergi dan Pendampingan Petani-Nelayan

Banggai, Sulawesi Tengah - Seratus hari pasca pelantikan, kepengurusan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Banggai di bawah kepemimpinan Irwanto Kulap, SP menunjukkan komitmen memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus jembatan aspirasi bagi petani dan nelayan.

Pengukuhan pengurus masa bakti 2024–2029 sebelumnya dilaksanakan di Graha Dongkalan Luwuk, berdasarkan keputusan Ketua Umum KTNA Provinsi Sulawesi Tengah. Prosesi tersebut dihadiri Bupati Amirudin, Wakil Bupati Furqanuddin Masulili serta Ketua KTNA provinsi Yvonne Kasese yang secara resmi mengukuhkan ketua terpilih beserta jajaran pengurus.
Memasuki masa kerja awal, KTNA Banggai memprioritaskan konsolidasi internal dan penguatan kelembagaan hingga tingkat desa. Mengusung semangat “Akselerasi KTNA Banggai : Petani dan Nelayan Maju, Mandiri dan Sejahtera,” program kerja difokuskan pada penguatan struktur organisasi dari desa hingga kecamatan. 

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan organisasi mampu menjalankan fungsi pendampingan secara efektif, terarah dan berkelanjutan bagi para pelaku sektor pertanian dan perikanan.

Ketua KTNA Banggai menegaskan, arah gerak organisasi difokuskan pada upaya mendorong kemandirian ekonomi petani dan nelayan melalui adopsi teknologi, pengembangan hilirisasi produk serta penguatan jaringan kelembagaan.

Strategi tersebut dinilai krusial agar pelaku usaha sektor primer mampu menjadi penggerak utama pembangunan ekonomi pedesaan sekaligus meningkatkan daya saing komoditas lokal.

Selain menjalankan fungsi advokasi, organisasi juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna mendukung program pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan mempercepat kemajuan sektor pangan dan kelautan serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

Ke depan, KTNA Banggai mulai mematangkan persiapan menghadapi agenda nasional tahun 2026 dengan melakukan pemetaan potensi unggulan wilayah serta konsolidasi anggota. 

Dengan capaian awal selama 100 hari kerja, organisasi tersebut optimistis dapat terus menjadi motor penggerak kemajuan petani dan nelayan sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai pilar penting pembangunan daerah. (rin)

Narahubung : Michael Tendean, SP
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS