Breaking News

Uji Respons Pelayanan Polsek, Kapolres Lamongan Nyamar Jadi Warga Biasa

Lamongan - (7/2/2026) Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlirrahman melakukan uji langsung terhadap kualitas pelayanan kepolisian dengan melaporkan kasus kehilangan sepeda sebagai warga biasa di salah satu polsek di wilayah hukumnya. Langkah tersebut dilakukan tanpa mengungkap identitas, guna melihat secara objektif bagaimana respons petugas dalam melayani laporan masyarakat.

Kisah tersebut mencuat setelah sebuah tayangan video beredar luas di media sosial tertanggal (6/2/2026). Dalam unggahan tersebut, AKBP Arif Fazlirrahman menceritakan pengalaman pahit yang pernah ia alami di masa lalu terkait pelayanan kepolisian.

Dalam penuturannya, AKBP Arif mengungkapkan bahwa saat itu ia kehilangan sepeda dan segera mendatangi polsek setempat untuk membuat laporan.

Namun, respons awal petugas yang melayaninya dinilai kurang sigap. Meski demikian, ia mengaku tetap bersabar meski mendapati sikap petugas yang terkesan kurang antusias dalam memberikan pelayanan.

Pengalaman tersebut kemudian menjadi refleksi dan bahan evaluasi bagi dirinya setelah menjabat sebagai Kapolres Lamongan. Menurutnya, setiap laporan masyarakat seharusnya ditangani secara serius, cepat dan profesional tanpa membedakan latar belakang pelapor.

“Pelayanan publik merupakan inti dari tugas kepolisian. Setiap warga yang datang melapor harus dilayani dengan sikap humanis dan sesuai prosedur,” ujar AKBP Arif dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa penyampaian pengalaman tersebut bukan untuk menyudutkan pihak tertentu, melainkan sebagai pengingat bagi seluruh personel kepolisian agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Lamongan berharap, cerita tersebut dapat menjadi pelajaran penting bagi jajaran kepolisian, khususnya di tingkat polsek, untuk menjaga profesionalisme serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri. (*)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS