Banggai, Sulteng - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Luwuk memastikan layanan penyeberangan lintasan Kolonodale–Baturube (Siliti) telah kembali beroperasi sejak awal Maret 2026.
Operasional kapal KMP Dolosi kini melayani penumpang dan kendaraan secara komersial dengan tarif yang masih menggunakan tarif lama.
Supervisor ASDP Kolonodale, Agustina, mengatakan kapal tersebut telah mulai beroperasi sejak 4 Maret 2026 untuk melayani mobilitas masyarakat di jalur penyeberangan tersebut.
“Kapalnya sudah beroperasi sejak tanggal 4 Maret lalu,” ujar Agustina saat dikonfirmasi, Rabu (12/3/2026).
Ia menegaskan bahwa layanan penyeberangan saat ini sudah tidak lagi menyediakan program mudik gratis karena telah diberlakukan sistem layanan komersial.
“Tidak ada mudik gratis karena sekarang sudah komersial,” tambahnya.
Berdasarkan jadwal yang dirilis ASDP, kapal melayani rute Kolonodale menuju Baturube dengan keberangkatan pukul 09.00 WITA dan tiba sekitar pukul 14.00 WITA. Selanjutnya kapal kembali berangkat dari Baturube menuju Kolonodale pada pukul 15.00 WITA dan diperkirakan tiba sekitar pukul 20.00 WITA.
Terkait tarif penyeberangan, Agustina menjelaskan bahwa hingga saat ini tarif yang diberlakukan masih menggunakan tarif lama. Penyesuaian tarif baru dijadwalkan mulai berlaku pada 1 April 2026.
“Tarif yang digunakan sekarang masih tarif lama. Per tanggal 1 April 2026 sudah akan diberlakukan tarif baru,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa sebenarnya penerapan tarif baru tersebut sempat direncanakan berlaku lebih cepat. Namun, pemberlakuannya ditunda hingga April atas permintaan pemerintah daerah.
“Sebenarnya sekarang sudah mau diberlakukan, cuma ada permintaan dari Bapak Bupati,” ungkapnya.
Untuk tarif yang masih berlaku saat ini, penumpang kelas eksekutif dewasa dikenakan biaya Rp80.000, kelas bisnis dewasa Rp70.000, dan kelas ekonomi dewasa Rp55.000. Sementara untuk kendaraan, tarif bervariasi mulai dari Rp34.000 untuk golongan I hingga Rp4.267.000 untuk golongan IX.
ASDP juga mengimbau masyarakat agar membeli tiket di loket resmi yang tersedia di pelabuhan serta melakukan pembelian paling lambat dua jam sebelum jadwal keberangkatan.
Pihak ASDP menegaskan bahwa jadwal penyeberangan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi operasional maupun faktor cuaca di perairan. (rin)

Social Header