Banggai Kepulauan, Sulteng - Dugaan peredaran uang palsu ditemukan di wilayah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah. Temuan tersebut terjadi di beberapa desa yang berada di Kecamatan Bulagi Selatan dan Kecamatan Buko Selatan.
Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan Media Mitrapers bersama Berantastipikor, sejumlah warga mengaku menerima uang yang diduga palsu saat melakukan transaksi di masyarakat.
Dari hasil wawancara dengan delapan korban dan saksi, diketahui sedikitnya tiga desa telah menemukan uang yang diduga palsu tersebut, yakni Desa Palapat dan Desa Lemelu di Kecamatan Bulagi Selatan, serta satu desa lainnya di wilayah Kecamatan Buko Selatan.
Sejumlah warga bahkan menunjukkan barang bukti berupa pecahan uang Rp100 ribu yang diduga palsu. Dari temuan sementara, nilai uang yang teridentifikasi mencapai sekitar Rp1.000.000 yang diduga telah beredar di masyarakat.
Beberapa warga yang ditemui mengaku baru menyadari uang tersebut diduga palsu setelah diperiksa lebih teliti, baik dari tekstur kertas maupun warna cetakan yang berbeda dengan uang asli.
Pihak penelusur menyebutkan, informasi ini masih terus dikembangkan untuk mengetahui sumber peredaran uang tersebut serta kemungkinan adanya korban lain di wilayah sekitar.
Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat menerima uang tunai, terutama dengan memeriksa keaslian uang menggunakan metode sederhana seperti dilihat, diraba, dan diterawang.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum terkait dugaan peredaran uang palsu tersebut. (Irwanto Dias/Simbil)

Social Header