Nambo, Kabupaten Banggai - Pemerintah Kelurahan Nambo Bosaa bergerak cepat (gercep) menangani kemacetan aliran air bersih yang sempat meresahkan warga, khususnya di wilayah RT 002 dan sekitarnya.
Gangguan tersebut terjadi pada Kamis pagi (19/3/2026), saat aliran air dari pipa tiba-tiba mengering. Kondisi ini membuat warga panik karena kebutuhan air bersih meningkat, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah.
Menindaklanjuti laporan warga, pemerintah kelurahan segera melakukan pengecekan dan penelusuran di lapangan guna mencari penyebab terhentinya aliran air tersebut. Upaya penanganan dilakukan dalam waktu singkat.
Hasilnya, pada hari yang sama, aliran air bersih berhasil kembali normal dan dapat digunakan warga seperti biasa.
Mulyan menuturkan bahwa pihaknya dua kali melakukan pengecekan disejumlah titik rawan gangguan pipa, setelah pengecekan kedua kalinya, kendala berhasil ditemukan, pipa putus disambungan dan segera dilakukan perbaikan.
"Ada gangguan di pipa jalur bawah jembatan wilayah RT 006 Nambo Bosaa terputus disambungan pipa, dan Alhamdulillah, saya bersama satu orang rekan berhasil mengatasi kendala gangguan pipa yang ada", beber Mulyan.
Lurah Nambo Bosaa Nurlaela Pantaiyo melalui salah seorang pegawai lingkungan setempat, Mulyan Tugo, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tidak hanya untuk keperluan Lebaran, tetapi juga dalam jangka panjang.
Warga pun menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah kelurahan dalam menangani persoalan tersebut. Mereka berharap ke depan tidak ada lagi gangguan serupa, terlebih menjelang perayaan Idul Fitri yang membutuhkan ketersediaan air bersih secara maksimal.
Upaya cepat ini dinilai sebagai bentuk kepedulian pemerintah setempat dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama di momen penting keagamaan. (red)

Social Header