Palu, Sulteng - Upaya memperkuat peran kelembagaan adat di Sulawesi Tengah kian konkret dengan rencana pelantikan Forum Pemangku Adat Provinsi yang akan digelar dalam waktu dekat.
Sejumlah perwakilan daerah dijadwalkan menghadiri undangan resmi di Kantor Gubernur Sulawesi Tengah pada Senin (30/3/2026) untuk menjemput Surat Keputusan (SK), undangan peserta, serta petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan kegiatan.
Foto : Hj. NORMA Marjanu, Msi
Informasi tersebut disampaikan oleh perwakilan peserta, Nani Lalusu. Ia menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan pelantikan akan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 9–12 April dan dilanjutkan pada 13–15 April 2026.
Selain itu, pada Selasa (31/3/2026), akan digelar rapat panitia Badan Musyawarah Adat (BMA) tingkat provinsi bersama perwakilan kabupaten/kota guna mematangkan persiapan pelaksanaan kegiatan.
“Untuk itu saya diminta hadir, dan insya Allah pada hari Rabu saya akan ke Luwuk,” ujar Kordinator Bidang "Tina Nu Adat" di Dewan Adat Banggai Nani Lalusu pada Minggu (29/3/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “Dari Adat untuk Peradaban Dunia” dengan subtema “Penguatan Peran Kelembagaan Adat Menuju Sulteng Nambaso.” Tema tersebut mencerminkan komitmen untuk memperkuat eksistensi lembaga adat sebagai bagian penting dalam pembangunan daerah berbasis kearifan lokal.
Melalui pelantikan ini, diharapkan sinergi antara lembaga adat dan pemerintah semakin solid dalam mendorong kemajuan Sulawesi Tengah menuju daerah yang berdaya saing, berbudaya, dan berkelanjutan. (rin)

Social Header