Jakarta - Keluarga Besar Polri dan Bhayangkari menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno. Ucapan belasungkawa tersebut disampaikan langsung oleh Kapolri sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Atas nama Keluarga Besar Polri dan Bhayangkari, kami menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, sosok tokoh nasional dan teladan yang telah menginspirasi bangsa,” demikian pernyataan Kapolri.
Kapolri menilai almarhum merupakan figur pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi sepanjang perjalanan kariernya, baik di lingkungan militer maupun saat mengemban amanah sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998 mendampingi Presiden Soeharto.
Dalam rekam jejaknya, Try Sutrisno dikenal luas sebagai prajurit yang meniti karier dari bawah hingga menduduki jabatan strategis, termasuk Panglima ABRI, sebelum akhirnya dipercaya menjabat Wakil Presiden. Kiprah panjang tersebut dinilai menjadi bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa.
Kapolri berharap seluruh pengabdian dan dharma bakti almarhum menjadi amal ibadah serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi masa duka.
Kepergian Try Sutrisno tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia yang pernah merasakan kontribusi dan kepemimpinannya dalam berbagai fase penting pembangunan nasional. (*)

Social Header