Nambo, Banggai - Ribuan Jamaah mengikuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Masjid Al-Munawwarah, Kelurahan Nambo Bosaa, Kecamatan Nambo, Sabtu (21/3/2026), berlangsung khidmat.
Dalam khutbahnya, Ustaz Dr. Muhammad Dalle’, S.Pd, M.Pd menegaskan bahwa Idul Fitri merupakan momentum untuk kembali kepada fitrah sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Sejak pagi, takbir, tahlil, dan tahmid menggema, mengiringi umat Muslim yang memadati area masjid untuk menunaikan ibadah hari kemenangan. Bertindak sebagai pengantar sholat, Isran Maudji, sementara imam Sholat Idul Fitri dipimpin oleh Ustaz Mukhtar Djakaria. Adapun pengantar khatib disampaikan oleh Hamdan Nahul, S.Pd.
Dalam khutbah yang mengusung tema “Meneguhkan Nambo yang Beradab dan Islam yang Berdaulat”, Ustaz Dalle’ mengajak jamaah untuk kembali kepada fitrah Islam sebagai ajaran tauhid, yakni meyakini bahwa tiada Tuhan selain Allah SWT.
Ia menegaskan bahwa setiap manusia dilahirkan dalam keadaan suci, namun lingkungan dan peran orang tua sangat mempengaruhi perjalanan keyakinan seseorang. Oleh karena itu, umat Islam diingatkan untuk senantiasa menjaga aqidah dan berpegang teguh pada ajaran yang benar.
Lebih lanjut, ia menyampaikan nasihat Rasulullah SAW kepada Ibnu Abbas sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmidzi, bahwa manusia hendaknya menjaga syariat Allah, memohon hanya kepada-Nya, serta meyakini bahwa segala sesuatu terjadi atas izin-Nya.
Dalam membangun kehidupan beragama yang benar, terdapat tiga pilar utama yang harus dijaga, yakni keikhlasan dalam beribadah semata-mata mengharap ridha Allah, menjaga shalat, serta taat kepada syariat Allah dan Rasul-Nya.
Selain itu, khutbah juga menyoroti nilai-nilai kemanusiaan dalam momentum Idul Fitri, seperti memperbolehkan hiburan yang sesuai syariat, berziarah kubur untuk mendoakan para leluhur, serta berbagi makanan sebagai bentuk sedekah, meskipun hanya sedikit.
Ustaz Dalle’ juga mengapresiasi tradisi dan budaya yang berkembang di tengah masyarakat Nambo, khususnya di Kelurahan Nambo Bosaa, yang tetap terpelihara dan mencerminkan keteguhan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal. Namun demikian, ia mengingatkan agar praktik tradisi tersebut tetap berpedoman pada syariat Islam dan tidak mencampuradukkan dengan unsur kemusyrikan.
“Idul Fitri bukan hanya tentang kembali kepada kesucian dalam hubungan dengan Allah, tetapi juga dalam hubungan kemanusiaan. Nilai-nilai inilah yang harus kita jaga dalam kehidupan bermasyarakat,” tuturnya.
Mengakhiri khutbahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai keislaman, serta membangun masyarakat yang beradab.
Diketahui, Ustaz Dr. Muhammad Dalle’ merupakan putra kedua dari pasangan suami istri pensiunan Kepek Syamsu, S.Pd dan Fatmi Syarif Sukulani, S.Pd. Ia lahir di Kelurahan Nambo Bosaa sekitar 30 tahun silam dan merupakan lulusan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tahun 2024. (rin)

Social Header