Banggai, Sulteng - Wujud kepedulian terhadap karyawan ditunjukkan PT Prima Sarana Gemilang (PSG) dengan melayat ke rumah duka almarhum Aliq Alfikri (8), putra dari Supriyadi Ente, di Kelurahan Nambo Bosaa, Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, Sabtu (28/3/2026).
Kunjungan tersebut dihadiri sejumlah perwakilan manajemen PT PSG yang merupakan kontraktor PT ABM perusahaan tambang Nikel yang beroperasi di Desa Siuna, Kecamatan Pagimana sejak tahun 2024 silam.
Mereka di antaranya Tantri selaku Dephead Safety, Nobel (Dephead Engineering), Pandu (HRD), Arman (Supervisor IRGA/Pembangunan), serta Alvin (Trainer/TOD). Kehadiran rombongan juga mewakili Dephead IRGA, Ibu Rohna.
Rombongan PT PSG diterima langsung oleh Tambrin Kubo selaku orang tua yang merawat almarhum sejak kecil, bersama ibu kandung almarhum serta keluarga besar yang tengah berduka.
Dalam suasana duka yang menyelimuti keluarga, rombongan PT PSG menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada pihak keluarga. Supriyadi Ente yang merupakan orang tua kandung almarhum yang tampak hadir bersama rekan kerja.
Pihak keluarga almarhum turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan PT PSG. Mereka menilai kehadiran perusahaan menjadi penguat di tengah duka yang dirasakan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari keluarga besar PT PSG. Kehadiran ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memberikan kekuatan dan semangat di saat berduka,” ungkap perwakilan keluarga.
Perwakilan perusahaan menyampaikan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar bentuk formalitas, melainkan sebagai bagian dari solidaritas dan rasa kekeluargaan yang telah terbangun di lingkungan kerja.
“Kami hadir untuk memberikan dukungan moril dan doa kepada keluarga. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta ketabahan,” ujar salah satu perwakilan PT PSG.
Kegiatan melayat berlangsung dengan khidmat dan penuh kekeluargaan, mencerminkan komitmen perusahaan dalam menjunjung tinggi nilai empati serta kebersamaan, terutama di saat salah satu karyawan tengah mengalami musibah. (red)

Social Header