Banggai, Sulteng, mitrapers.onenews.co.id, - Tren penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Banggai kian menunjukkan konsistensi yang kuat dalam beberapa tahun terakhir. Data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan bahwa upaya pemerintah daerah dalam menekan kemiskinan berjalan progresif dan berkelanjutan.
Berdasarkan data terbaru, persentase penduduk miskin di Kabupaten Banggai tercatat sebesar 6,23 persen pada 2025, turun dari 7,33 persen pada 2021. Penurunan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan secara angka, tetapi juga menunjukkan arah pembangunan yang semakin terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka, MP, MM melalui Sekretaris Kabupaten Banggai, Ir. Moh. Ramli Tongko, S.Sos, ST, M.Si, saat ditanya awak media ini Senin (27/4/2026) menyampaikan bahwa tren positif tersebut diperkuat oleh capaian dalam dua tahun terakhir.
"Pada 2024, angka kemiskinan berada di kisaran 6,56 persen dengan jumlah sekitar 26,21 ribu jiwa, kemudian turun menjadi 6,23 persen atau sekitar 25,17 ribu jiwa pada 2025", ucapnya.
Tidak hanya dari sisi jumlah, kualitas kemiskinan juga mengalami perbaikan. Indeks kedalaman kemiskinan (P1) menurun dari 0,86 pada 2024 menjadi 0,74 pada 2025, sementara indeks keparahan kemiskinan (P2) juga turun dari 0,17 menjadi 0,14. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kesenjangan dan tekanan ekonomi di kelompok masyarakat miskin semakin berkurang.
Jika dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Sulawesi Tengah, Banggai termasuk dalam kategori daerah dengan capaian penurunan kemiskinan yang progresif, berada tidak jauh dari Kota Palu yang mencatat angka 5,94 persen.
Dalam keterangannya, Ramli Tongko juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara unsur Forkopimda, legislatif, organisasi perangkat daerah (OPD), serta dukungan aktif masyarakat. Sinergi lintas sektor tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong efektivitas program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banggai.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa capaian ini harus terus dijaga dan ditingkatkan. Dengan dukungan semua pihak, ke depan diharapkan angka penduduk miskin dapat terus ditekan hingga kondisi perekonomian masyarakat benar-benar sesuai dengan harapan bersama.
“Yang kami butuhkan adalah dukungan semua pihak, khususnya OPD sehingga harapan kita bisa terwujud,” tutur Ramli Tongko.
Capaian ini dinilai tidak terlepas dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Banggai yang fokus pada penguatan sektor riil, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta perluasan akses lapangan kerja. Program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dinilai efektif dalam mendorong pemerataan kesejahteraan.
Di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang, keberhasilan ini menjadi indikator bahwa pembangunan di Kabupaten Banggai tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dengan tren yang terus menurun, Kabupaten Banggai semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan yang solid di Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan optimisme bagi keberlanjutan pengentasan kemiskinan di masa mendatang. (rin)

Social Header