Banggai, Sulteng - Upaya memperkuat jati diri budaya daerah terus digencarkan Dewan Adat Kabupaten Banggai melalui penataan simbol warna adat hingga pelestarian keragaman bahasa lokal yang tersebar di berbagai kecamatan.
Ketua Dewan Adat melalui Sekretaris Dewan Adat Kabupaten Banggai, Nanie Mariany Lalusu kepada media ini, Jumat (24/4/2026) mengungkapkan bahwa warna adat menjadi bagian penting dalam merepresentasikan identitas budaya masyarakat. Ia menyebut, dari penelusuran dan penggalian informasi kepada sejumlah sumber di peroleh data sementara yakni ; merah dan kuning selama ini dikenal sebagai simbol budaya Saluan, hitam merepresentasikan Balantak serta hijau yang berkaitan dengan tradisi Andio.
Namun, menurutnya, langkah Dewan Adat tidak berhenti pada pelestarian semata. Pihaknya kini tengah mendorong upaya inventarisasi dan penggalian lebih dalam terhadap kekayaan budaya di tingkat kecamatan hingga desa, termasuk merangkum variasi bahasa Saluan yang masih memiliki perbedaan dalam penyebutan di sejumlah wilayah.
“Setiap kecamatan memiliki ciri khas, baik dari segi bahasa maupun budaya. Ini adalah kekayaan yang harus kita himpun agar dapat menjadi rujukan bersama,” ujarnya.
Melalui peran aktif Dewan Adat dibawah pimoinan ketua Syaifudin Muid, Sekretaris Nanie Mariany Lalusu dan Bendahara Agus Syarif Masulili optimis dan berkomitmen untuk menggali potensi budaya lokal mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa.
Pihaknya pun optimis dapat mengumpulkan data dan pandangan dari para pemangku adat, mulai dari majelis adat, lembaga adat hingga perwakilan tiga etnis utama di Banggai.
Hal ini mencakup aspek kebudayaan, adat istiadat, seni budaya hingga persoalan-persoalan yang berkembang di tengah masyarakat desa.
Ia menegaskan, Dewan Adat memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menjaga nilai-nilai tradisi, tetapi juga menjadi wadah dalam menampung dan mencarikan solusi atas berbagai tuntutan masyarakat berbasis kearifan lokal.
Nanie berharap seluruh program yang dijalankan dapat berjalan lancar tanpa hambatan, serta mampu menghasilkan kesepakatan bersama terkait penetapan warna budaya dan penguatan identitas bahasa daerah sebagai bagian dari pemajuan kebudayaan di Kabupaten Banggai.
Di akhir pernyataannya, ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pimpinan Redaksi media mitrapers.onenews.co.id yang dinilai konsisten membantu mempublikasikan berbagai kegiatan Dewan Adat. Dukungan tersebut dianggap penting dalam mendorong kesadaran publik terhadap pentingnya menjaga dan mengembangkan budaya lokal.
“Semoga kolaborasi ini terus terjalin demi kemajuan kebudayaan Banggai,” tutupnya. (rin)

Social Header