Balantak Utara, Banggai - Intensitas hujan yang tinggi menyebabkan ruas jalan di kawasan Gunung Kadueang, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai mengalami kerusakan parah. Kondisi ini dilaporkan terjadi pada Sabtu (11/4) pagi, tepatnya di jalur penghubung antara Desa Ondoliang dan Desa Batu Mandi.
Berdasarkan informasi dari warga, kerusakan jalan semakin memburuk akibat genangan air dan material jalan yang tergerus, sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas. Jalan yang merupakan bagian dari akses Trans Sulawesi di wilayah “kepala burung” Balantak Utara itu kini dipenuhi lumpur dan batu lepas.
“Kondisi jalan benar-benar mengganggu aktivitas warga,” ujar Muhlis Asamin dalam keterangannya, Sabtu sore.
Dampak kerusakan ini dirasakan langsung oleh masyarakat di sejumlah desa, seperti Batu Mandi, Batu Simpang, Pangkalaseang Baru, dan Pangkalaseang. Warga kesulitan menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam mengakses layanan kesehatan.
Petugas medis yang bertugas di wilayah tersebut juga mengalami hambatan saat hendak memberikan pelayanan. Bahkan, untuk menuju ibu kota kabupaten di Luwuk, warga terpaksa memutar melalui Kecamatan Bualemo dengan jarak tempuh yang lebih jauh.
Masyarakat Balantak Utara berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah dan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan jalan. Mereka menilai, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak besar terhadap mobilitas dan perekonomian warga.
“Kami berharap pemerintah segera turun tangan agar jalan ini bisa kembali normal dan aktivitas masyarakat berjalan lancar,” harap warga setempat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait rencana penanganan kerusakan jalan tersebut. (Kaperwil)

Social Header