Luwuk, Banggai - Dewan Adat Kabupaten Banggai menggelar rapat internal untuk membahas agenda strategis organisasi, termasuk persiapan pelantikan pengurus dan rencana menyambut kunjungan Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (29/4).
Rapat yang berlangsung di kawasan Kilo 7 tersebut dipimpin langsung Ketua Dewan Adat Syaifudin Muid. Turut hadir Sekretaris Nanie Mariany Lalusu, Bendahara Agus Syarif Masulili, serta para koordinator dan anggota Dewan Adat Kabupaten Banggai.
Dalam rapat itu, pengurus memfokuskan pembahasan pada kesiapan pelantikan serta rencana audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati Banggai terkait sosialisasi peran dan fungsi Dewan Adat di daerah. Dalam konteks tersebut, Dewan Adat juga menegaskan posisinya sebagai salah satu pilar pembangunan di Kabupaten Banggai, khususnya dalam menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Selain itu, dibahas pula rencana kedatangan Ketua, Dewan Pakar dan Bidang BMA Provinsi Sulawesi Tengah yang dijadwalkan tiba di Luwuk pada awal Mei 2026 dan akan dirangkaikan dengan pertemuan bersama pemerintah daerah.
Ketua Dewan Adat Banggai, Syaifudin Muid, kepada media ini (29/4) menyampaikan bahwa agenda kedatangan BMA dan pelantikan mulai dimatangkan.
“Kedatangan BMA direncanakan pada 4 Mei, sementara pelantikan dijadwalkan hari Rabu, 6 Mei 2026 di Hotel Santika,” ujar mantan Kaban Kesbangpol Banggai ini.
Ia menegaskan, Dewan Adat Kabupaten Banggai berkomitmen mendukung program Pemerintah Kabupaten Banggai, khususnya program GERBANG BUDAYA.
“Kami berkomitmen untuk mensukseskan program Bupati Banggai yaitu GERBANG BUDAYA, terutama dalam memperkenalkan identitas daerah Kabupaten Banggai,” katanya.
Menurutnya, koordinasi dengan perangkat daerah terkait akan terus diperkuat.
“Koordinasi dengan dinas teknis yang menangani adat dan budaya seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pariwisata serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik akan terus kami intensifkan,” tambahnya.
Pengurus juga menekankan pentingnya penyampaian surat resmi dari BMA Sulteng kepada Bupati atau Wakil Bupati sebagai bagian dari penguatan koordinasi kelembagaan.
Rapat berlangsung dalam suasana santai namun tetap produktif. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait jadwal pasti audiensi dengan pihak BMA.
Dewan Adat Kabupaten Banggai berharap sinergi dengan pemerintah daerah dapat terus terjalin guna mendukung pelestarian nilai-nilai adat dan budaya sekaligus memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah. (rin)

Social Header