Breaking News

Stok Minyak Goreng di Banggai Dipastikan Aman, Polisi Imbau Warga Tak Panic Buying

Banggai, Sulteng – Satuan Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polres Banggai melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng di gudang Bulog yang berada di Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Jumat (17/4/2026).

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketahanan stok serta kelancaran distribusi kebutuhan pokok tersebut di wilayah Kabupaten Banggai.

Kepala Satuan Intelkam Polres Banggai, IPTU Muh. Ruhil Sugiarto Newton, S.H., mengatakan bahwa hasil pengecekan menunjukkan ketersediaan minyak goreng masih dalam kondisi aman dan distribusinya berjalan lancar.

“Distribusi minyak goreng di Kabupaten Banggai masih aman, stok tersedia, dan pendistribusian ke konsumen maupun pengecer juga lancar,” ujarnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, selama proses pengecekan tidak ditemukan adanya praktik penimbunan. Setiap pasokan yang masuk ke gudang Bulog langsung disalurkan ke pasar, khususnya Pasar Simpong dan Pasar Unjulan.
“Perum Bulog melayani sekitar 30 kios pengecer di kedua pasar tersebut,” jelasnya.

Berdasarkan data di lapangan, stok minyak goreng yang tersedia terdiri dari beberapa jenis. Untuk Minyak Kita kemasan bantal komersial tercatat sebanyak 33.180 liter atau 2.765 dus. Sementara itu, Minyak Kita program PSO mencapai 191.212 liter atau 3.187 dus, dan minyak goreng premium merek Befood tersedia sebanyak 6.833 liter atau setara 569 dus.

Dari sisi harga, petugas juga memantau harga jual di pasaran. Minyak Kita dijual sekitar Rp15.700 per liter, Fortune Rp19.667 per liter, dan Kunci Mas Rp23.000 per liter.

Ruhil mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar yang dapat memicu kelangkaan di tingkat konsumen.

“Kuncinya jangan melakukan pembelian besar-besaran agar distribusi merata. Jika ada indikasi penimbunan atau permainan harga, segera laporkan kepada pihak berwenang,” tegasnya. (*)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS