Breaking News

Viral di Medsos, Kasus Penganiayaan Siswa MTs Kendari Berakhir Damai

Kendari, Sulawesi Tenggara – Insiden kekerasan antar pelajar kembali terjadi di Kota Kendari. Seorang siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kendari berinisial GF menjadi korban penganiayaan oleh pelajar lain, dan kasus tersebut sempat viral di media sosial sebelum akhirnya diselesaikan secara damai.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/4/2026), saat pelaksanaan ujian siswa MTs yang menggunakan gedung SMK Negeri 7 Kendari, di Jalan Diponegoro, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kejadian bermula ketika korban selesai mengikuti ujian dan beristirahat di samping sekolah bersama rekannya sebelum pulang ke rumah. Saat itu, korban didatangi oleh seorang pelajar berinisial AW, yang diketahui merupakan siswa SMA Negeri 9 Kendari.

Diduga akibat kesalahpahaman saat ditegur, pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban. Akibatnya, GF mengalami luka berupa benjolan di wajah serta lecet pada bagian alis.
Insiden tersebut dengan cepat menyebar dan menjadi viral di media sosial, sehingga memicu perhatian publik serta desakan dari keluarga korban agar kasus ini diproses secara hukum.

Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemaraya. Tak lama setelah laporan dibuat, pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses lebih lanjut.

Namun demikian, setelah melalui pertimbangan kedua belah pihak keluarga, kasus ini akhirnya diselesaikan melalui jalur musyawarah dan berakhir damai.
“Saat dikonfirmasi, kami memilih menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan karena anak kami masih menjalani ujian,” ujar Erni, ibu korban.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pembinaan karakter serta pengawasan yang lebih ketat di lingkungan sekolah guna mencegah terjadinya kekerasan antar pelajar. (Kordiv : Yus Mide)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS