Breaking News

Aktivitas Tambang PT Pantas Indomining Pakowa Dievaluasi, Satgas Fokus Agraria dan Lingkungan

Luwuk, Banggai, Sulteng - Pemerintah Kabupaten Banggai melalui Satuan Tugas (Satgas) terkait aktivitas tambang nikel PT Pantas Indomining Pakowa mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sejumlah persoalan yang berkaitan dengan aspek agraria dan lingkungan hidup. 

Pembahasan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang guna memastikan seluruh data dan dokumen yang dibutuhkan telah terpenuhi. Termasuk membahas hasil investigasi Tim Satgas pada Senin (4/5) silam di sejumlah titik Tambang Nikel di wilayah Kabupaten Banggai.

Ketua Satgas, Sunarto Lasitata, yang juga selaku Kepala Bagian (Kabag) Sumber Daya Alam (SDA) Setda Banggai Minggu (10/5) bahwa mengatakan proses evaluasi masih terus berjalan dan belum dapat disimpulkan karena tim masih melakukan pendalaman terhadap berbagai data yang masuk.

“Senin kami rapat. Jika ada kekurangan data, kita balik lagi,” ujar Sunarto Lasitata, Sabtu (10/5/2026).

Dikatakannya pula bahwa pendalaman ini dalam rangka tindak lanjut rekomendasi Komisi 3 DPRD Sulteng, Komisi 2 DPRD Banggai dan Surat Edaran Gubernur Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, Satgas dibagi menjadi dua tim agar pembahasan dapat dilakukan lebih fokus dan terarah. Tim pertama menangani persoalan agraria, sementara tim lainnya bertugas menelaah aspek lingkungan hidup yang menjadi kewenangan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

“Tim dibagi dua, lingkungan dan agraria. Kalau saya di agraria, masalah lingkungan di Dinas DLH,” jelasnya.

Menurut Sunarto, pembahasan bersama pihak-pihak terkait akan kembali dilakukan dalam waktu dekat guna menyamakan data dan memperjelas sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian.

“Besok kita ketemu di pembahasan,” tambahnya.

Langkah evaluasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan, termasuk memperhatikan dampak lingkungan serta persoalan agraria yang berkaitan dengan masyarakat sekitar wilayah tambang. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS