Breaking News

Dimediasi Pemcam Nambo, PT PAU dan Aliansi Pemuda Sepakati Langkah Maju Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal

​Nambo, Banggai, Sulteng – Ketegangan yang sempat mewarnai aksi damai Aliansi Pemuda Kecamatan Nambo dan Karang Taruna berakhir dengan dialog produktif. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Camat Nambo antara perwakilan masyarakat, pemerintah kecamatan dan manajemen PT Panca Amara Utama (PAU) menghasilkan sejumlah poin penting demi harmonisasi hubungan industrial di wilayah tersebut, Selasa (5/5/2026).

​Dalam pertemuan tersebut, suasana yang sebelumnya cukup dinamis di lapangan mencair menjadi diskusi yang lebih terarah. Fokus utama pembahasan adalah mencari titik temu mengenai peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal asal Kecamatan Nambo agar dapat berkontribusi lebih besar di operasional PT PAU.

​Camat Nambo Zubhan Ahmad, S.Sos menyambut baik inisiatif para pemuda yang menyampaikan aspirasi secara tertib. Ia menekankan bahwa kehadiran perusahaan besar di wilayahnya harus menjadi lokomotif kesejahteraan bagi masyarakat sekitar, khususnya para lulusan baru yang memiliki potensi besar di bidang industri dan pertambangan.

​Pihak Humas PT PAU yang hadir dalam pertemuan tersebut menjelaskan bahwa perusahaan sangat menghargai aspirasi yang disampaikan. Meskipun belum dapat menandatangani dokumen kesepakatan di tempat karena batasan wewenang administratif, ia menegaskan komitmennya untuk membawa seluruh poin tuntutan pemuda ke tingkat pimpinan pusat.

​"Pihak manajemen memastikan bahwa aspirasi Aliansi Pemuda Nambo ini akan dijadikan referensi utama dalam pengambilan kebijakan kedepan. Kami mengapresiasi cara penyampaian komunikasi yang dilakukan secara langsung ini agar kami tahu apa yang menjadi kendala di lapangan," ungkap perwakilan Humas PT PAU dengan nada santun.

​Salah satu hasil krusial dari dialog tersebut adalah rencana penyusunan database pencari kerja lokal yang lebih terintegrasi. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan memiliki rujukan data yang valid mengenai kualifikasi pemuda Nambo, sehingga proses rekrutmen melalui vendor-vendor dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.

​Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai, dr. Wahyu Darmanto Maku, mengapresiasi keterbukaan pihak perusahaan untuk berdiskusi. Ia berharap melalui momentum ini, pola komunikasi antara perusahaan dan organisasi kepemudaan dapat terjalin lebih erat, terutama dalam sinkronisasi program pemberdayaan masyarakat.

​"Kami ingin melihat adanya sinergi yang nyata. Pertemuan di kantor camat ini adalah langkah awal yang positif. Kita semua ingin investasi di Banggai berjalan lancar, dan rakyat pun merasakan manfaatnya secara langsung melalui pekerjaan dan program CSR yang tepat guna," ujar dr. Wahyu.

​Hermanius Burunaung, yang memantau jalannya mediasi, turut memberikan pandangan konstruktif. Ia mendorong agar Dinas Tenaga Kerja (Depnaker) Kabupaten Banggai berperan lebih aktif sebagai fasilitator antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga kerja lokal agar tidak terjadi miskomunikasi di masa mendatang.

​"Kehadiran kita semua di sini adalah untuk memastikan bahwa aturan mengenai prioritas tenaga kerja lokal dapat terimplementasi dengan baik. Kami berharap hasil pertemuan ini segera ditindaklanjuti dengan aksi nyata dari pihak perusahaan," kata Hermanius dalam kesempatan tersebut.

​Dalam diskusi tersebut, dibahas pula mengenai pentingnya standarisasi rekrutmen yang lebih ramah bagi putra daerah. Usulan mengenai program On-Job Training (OJT) menjadi salah satu solusi yang akan dipertimbangkan oleh PT PAU bagi pelamar yang memenuhi syarat dasar namun membutuhkan penyesuaian teknis.

​Terkait transparansi CSR, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan jalur komunikasi. Kedepannya, diharapkan ada pertemuan berkala antara pihak perusahaan, pemerintah kecamatan, dan tokoh pemuda untuk mengevaluasi dampak sosial dan ekonomi dari keberadaan industri di wilayah batui.

​Pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah. Aliansi Pemuda menyatakan dukungan terhadap keberlangsungan investasi di Kecamatan Batui, asalkan prinsip keadilan dan kesempatan kerja bagi warga Ring 1 Nambo tetap menjadi prioritas utama manajemen perusahaan.

​Ahyar, selaku perwakilan pemuda, menyatakan akan terus mengawal janji Humas PT PAU yang akan membawa aspirasi mereka ke tingkat pimpinan. Ia berharap dalam waktu dekat akan ada jawaban konkret mengenai nasib puluhan pelamar asal Nambo yang saat ini sedang menunggu kepastian.

​Dialog di Kantor Camat Nambo ini ditutup dengan semangat kebersamaan untuk membangun daerah. Semua pihak menyadari bahwa kemajuan industri dan kesejahteraan masyarakat lokal adalah dua hal yang harus berjalan beriringan demi masa depan Kabupaten Banggai yang lebih maju.

Turut hadir Kapolsek Kintom diwakili Kanit Intelkam Saleh Silo, Danramil 04 Kintom, Pihak PT. PAU, Ketua DPC KSBSI Banggai Hermanius Burunaung, Ketua Karang Taruna Kabupaten Banggai Wahyu Darmawanto, Ketua Karang Taruna Kecamatan Nambo Ahyar Mokoagow, dan sejumlah pemuda yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Kecamatan Nambo. (Tim)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS