Banggai, Sulteng, mitrapers.onenews.co.id,- Usai resmi dilantik, Pengurus Dewan Adat Kabupaten Banggai langsung bergerak cepat dengan menggelar rapat perdana di kediaman Ketua Dewan Adat Kabupaten Banggai, H. Syaifuddin Muid, SH, di Desa Mendono, Kecamatan Kintom, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah pada Sabtu (16/5/2026) pukul 15.00 Wita.
Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Adat dan dihadiri para pengurus serta anggota Dewan Adat Kabupaten Banggai. Pertemuan perdana itu menjadi langkah awal dalam menyusun program kerja dan strategi penguatan adat serta budaya di Kabupaten Banggai.
Dalam rapat tersebut, Dewan Adat Kabupaten Banggai membentuk sejumlah kelompok kerja yang akan segera menjalankan tugas di berbagai bidang strategis, di antaranya :
* Tim Penguatan Ekonomi Masyarakat Lokal yang dikoordinir oleh Nirwan Tuong.
* Tim Penyusun Sejarah Kabupaten Banggai yang dikoordinir oleh Husen Katili.
* Tim Deteksi Isu-Isu Aktual yang dikoordinir oleh Hasanuddin Zamaun.
* Tim Penyelesaian Masalah Hukum Adat dengan koordinator Aswan Ali.
* Tim Persiapan Pembentukan Dewan Adat Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang dikoordinir oleh Agus Syarif Masulili.
* Tim Standarisasi Baju Adat yang dikoordinir oleh Nani Lalusu.
Ketua Dewan Adat Kabupaten Banggai, H. Syaifuddin Muid, SH berharap seluruh program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi bagian dari upaya menjaga eksistensi adat dan budaya daerah.
“Mudah-mudahan kegiatan Dewan Adat dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat Kabupaten Banggai. Kami juga berharap dukungan penuh dari pemerintah dalam menggerakkan adat dan budaya Kabupaten Banggai. Saatnya kita bangkit bersama-sama melestarikan adat dan budaya daerah,” ujarnya.
Rapat perdana tersebut juga menegaskan komitmen Dewan Adat Kabupaten Banggai untuk hadir tidak hanya sebagai simbol budaya, tetapi juga sebagai mitra strategis masyarakat dan pemerintah dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat identitas daerah, serta mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis adat dan budaya. (rin)

Social Header