Bandung (13/6/2026) - Momen inspiratif terjadi dalam gelaran Sertifikasi Nasional International Professional Coach Training Institute (IPCTI) Bandung 2026 ketika binaragawan legendaris Indonesia, Ade Rai, bertemu langsung dengan Al Fajri Asamin, pelatih muda profesional asal Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Pertemuan tersebut menjadi simbol kolaborasi lintas generasi dalam upaya mendorong kemajuan industri kebugaran nasional.
Dalam suasana penuh semangat, Ade Rai dan Al Fajri Asamin tampak berjabat tangan erat sambil memperagakan muscle pose. Keduanya mengenakan seragam resmi bertuliskan Professional Coach Trainer di bawah naungan Rai Institute.
Latar belakang acara yang menampilkan identitas Rai Institute dan logo IPCTI semakin menegaskan pentingnya momentum tersebut bagi perkembangan dunia kebugaran Indonesia.
Al Fajri Asamin merupakan salah satu dari 216 peserta yang berhasil lolos seleksi untuk mengikuti program sertifikasi nasional IPCTI tahun 2026 di Bandung.
Program ini dirancang untuk melahirkan pelatih kebugaran yang kompeten dan mampu menjawab kebutuhan industri fitness Indonesia yang terus berkembang.
Bagi Al Fajri, pertemuan dengan Ade Rai bukan sekadar sesi foto bersama, melainkan sebuah impian yang akhirnya menjadi kenyataan.
"Bertemu langsung dengan Ade Rai adalah mimpi besar yang menjadi nyata. Pertemuan ini merupakan salah satu alasan saya terjun ke dunia fitness. Dari beliau saya belajar bahwa otot yang besar harus dibarengi dengan kecerdasan dan hati yang rendah hati serta mau berbagi," ungkap Al Fajri dengan penuh antusias usai sesi foto bersama.
Pria yang aktif melatih di B-GYM dan sejumlah komunitas kebugaran di Banggai tersebut menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh selama mengikuti sertifikasi akan menjadi bekal penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan kebugaran di daerahnya.
"Banggai memiliki potensi anak muda yang luar biasa. Namun, kita masih membutuhkan lebih banyak pelatih yang memahami dasar-dasar exercise science, biomekanika, dan nutrisi secara benar. Tugas saya setelah kembali nanti adalah menularkan ilmu ini kepada masyarakat," tegasnya.
Sementara itu, Ade Rai menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pelatih muda dari berbagai daerah yang berupaya meningkatkan kompetensi melalui jalur sertifikasi profesional.
Menurutnya, kemajuan industri kebugaran nasional tidak hanya ditentukan oleh kota-kota besar, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia di daerah.
"Kemajuan fitness Indonesia sesungguhnya ada di daerah. Jika setiap kabupaten memiliki pelatih bersertifikat yang memahami ilmunya dengan baik, maka kita dapat membantu menekan angka obesitas sekaligus menciptakan generasi yang lebih sehat," ujar Ade Rai di sela kegiatan.
Sertifikasi Nasional IPCTI Bandung 2026 sendiri merupakan agenda tahunan yang tahun ini diikuti oleh 216 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Materi yang diberikan mencakup anatomi tubuh, biomekanika, perancangan program latihan (program design), asesmen klien (client assessment), hingga pengembangan bisnis personal trainer.
Peserta yang dinyatakan lulus berhak menyandang gelar Professional Coach Trainer serta tercatat dalam basis data pelatih resmi IPCTI.
Kehadiran Al Fajri Asamin sebagai perwakilan Banggai dalam forum nasional tersebut dinilai sebagai sinyal positif bagi perkembangan dunia kebugaran di Sulawesi Tengah. Selama ini, akses terhadap sertifikasi pelatih profesional masih didominasi kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta, dan Surabaya.
Partisipasi putra Balantak Utara itu diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda Banggai untuk berani bersaing di tingkat nasional sekaligus membawa pulang ilmu dan pengalaman yang bermanfaat bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Semangat yang diusung Al Fajri pun sejalan dengan filosofi yang selalu ia pegang dalam perjalanan kariernya, yakni "From Nothing to Something", sebuah keyakinan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang, memberi manfaat, dan menjadi sosok yang berarti bagi masyarakat serta daerah asalnya. (Muhlis Asamin)

Social Header