Breaking News

Isu Penghentian Dana Tali Asih Mencuat, KTT PT KFM Tegaskan Tidak Ada Penghentian

Banggai, Sulteng - Polemik mengenai dana tali asih bagi masyarakat lingkar tambang kembali mencuat menjelang pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kabupaten Banggai yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2026. 

Menyusul beredarnya informasi bahwa pembayaran dana tali asih akan dihentikan akibat adanya pengaduan masyarakat ke DPRD, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT KFM, Najmi Alramadan, membantah keras isu tersebut dan menegaskan perusahaan tetap berkomitmen memenuhi kewajibannya.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (31/7/2026), Najmi menegaskan bahwa informasi yang mengaitkan penghentian dana tali asih dengan agenda RDP DPRD tidak benar.

"Enggak ah, tidak ada hubungannya. Tali asih itu adalah komitmen dan kami tidak pernah lari dari komitmen," ujar Najmi.

Menurutnya, komitmen perusahaan terhadap masyarakat tetap berjalan dan tidak dipengaruhi oleh adanya proses penyampaian aspirasi maupun agenda RDP di DPRD Kabupaten Banggai.

Sebelumnya, isu penghentian pembayaran dana tali asih memicu perhatian masyarakat Desa Tuntung. Tokoh Pemuda Desa Tuntung, Amir Timala, mengaku memperoleh informasi dari sejumlah tokoh masyarakat bahwa pembayaran dana tali asih tidak akan dilanjutkan karena PT KFM dilaporkan ke DPRD.

Amir menyayangkan apabila informasi tersebut benar terjadi. Menurutnya, penghentian dana tali asih hanya karena adanya undangan RDP merupakan langkah yang tidak patut dilakukan oleh perusahaan.

"Bahkan kami memiliki analisis dan kajian logis bahwa besaran tali asih yang layak diterima masyarakat seharusnya lebih besar dari nominal yang selama ini diberikan. Kajian tersebut akan kami presentasikan secara logis dan berbasis literatur dalam forum RDP," kata Amir.

Ia menegaskan bahwa persoalan dana tali asih merupakan bagian dari keseluruhan isu yang akan dibahas dalam RDP, termasuk berbagai aspirasi masyarakat terkait aktivitas pertambangan PT KFM di wilayah Desa Tuntung.

Amir juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak membangun narasi yang dapat memicu ketegangan di tengah masyarakat. Menurutnya, forum RDP seharusnya menjadi ruang dialog yang terbuka, objektif, dan berbasis data untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak.

RDP yang akan digelar DPRD Kabupaten Banggai pada 3 Agustus 2026 diperkirakan akan membahas berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat, termasuk komitmen perusahaan terhadap masyarakat lingkar tambang. Masyarakat berharap forum tersebut dapat menghasilkan solusi yang adil, sementara pihak PT KFM menegaskan tetap berpegang pada komitmen yang telah disampaikan terkait pembayaran dana tali asih.

Dengan adanya pernyataan resmi dari KTT PT KFM, isu mengenai penghentian dana tali asih dibantah oleh pihak perusahaan. Pihaknya menghimbau semua pihak agar tetap tenang dan tidak mudah terpedaya oleh informasi yang belum terverifikasi secara jelas. (rin)
© Copyright 2022 - MITRAPERS ONENEWS