Salah satu langkah konkret yang tengah disiapkan adalah pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bulagi yang mencakup pemanfaatan sumber air baku Paisu Lalomo hingga rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan reservoir di Desa Pandaluk, Kecamatan Bulagi Selatan.
Upaya tersebut ditandai dengan rencana penandatanganan Nota Kesepakatan antara Balai Wilayah Sungai Sulawesi III Palu, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Sulawesi Tengah, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan terkait penyelenggaraan Unit Air Baku Paisu Lalomo dan SPAM Bulagi.
Penandatanganan nota kesepakatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026, sekaligus dirangkaikan dengan kunjungan bersama ke sejumlah lokasi yang menjadi bagian dari rencana pengembangan sistem penyediaan air minum.
Berdasarkan surat pemberitahuan Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan tertanggal 8 September 2026 yang ditandatangani Wakil Bupati Serfi Kambey, rombongan akan berangkat dari Luwuk menuju wilayah Banggai Kepulauan menggunakan speed boat.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi intake mata air Paisu Lalomo di Desa Lemelu. Setelah itu, rombongan menuju Desa Pandaluk untuk meninjau lokasi rencana pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan reservoir.
Pandaluk Jadi Bagian Penting Pengembangan SPAM
Rencana pembangunan IPA dan reservoir di Desa Pandaluk menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan sistem penyediaan air bersih yang lebih terencana bagi masyarakat.
Air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Ketersediaannya tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga kesehatan, sanitasi serta kualitas kehidupan masyarakat secara keseluruhan.
Karena itu, langkah Pemda Banggai Kepulauan menggandeng pemerintah pusat dalam pengembangan SPAM Bulagi menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar hingga ke tingkat masyarakat.
Tidak hanya mempersiapkan aspek kerja sama, Pemda Bangkep juga meminta dukungan Pemerintah Desa Pandaluk dalam mempersiapkan lokasi pembangunan. Melalui surat tersebut, Kepala Desa Pandaluk diminta melakukan pembersihan area akses menuju lokasi rencana pembangunan IPA dan reservoir.
Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas publik membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, instansi teknis dan masyarakat agar proses di lapangan dapat berjalan dengan baik.
Dari Paisu Lalomo untuk Kebutuhan Masyarakat
Rangkaian kegiatan yang disiapkan Pemda Bangkep memperlihatkan bahwa pengembangan SPAM Bulagi dirancang melalui tahapan yang saling berkaitan, mulai dari peninjauan sumber air baku di Paisu Lalomo hingga rencana pembangunan fasilitas pengolahan dan penyimpanan air di Pandaluk.
Agenda tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepakatan maupun kunjungan lapangan, tetapi dapat berlanjut pada realisasi pembangunan dan pengoperasian fasilitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Bagi masyarakat Kecamatan Bulagi dan Bulagi Selatan, rencana tersebut menjadi harapan baru untuk mendapatkan akses air bersih yang lebih baik dan berkelanjutan.
Sebab, pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat bukan hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran pemerintah mampu menjawab persoalan yang dihadapi warga dalam kehidupan sehari-hari.
SPAM Bulagi pun diharapkan menjadi salah satu langkah nyata Pemda Banggai Kepulauan dalam memperkuat pelayanan dasar sekaligus menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. (Irwanto/Kabiro)

Social Header